Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 12 Mar 2020 16:21 WIB

TRAVEL NEWS

Imbas Corona, Pariwisata Indonesia Rugi Rp 21,8 Triliun

Putu Intan
detikTravel
PHRI dan APINDO
Foto: (Intan/detikcom)
Jakarta -

Virus Corona yang masih menjangkiti dunia termasuk Indonesia telah membuat sektor pariwisata terpukul. Imbasnya, kerugian ditaksir mencapai USD 1,5 miliar atau sekitar Rp 21,8 triliun (kurs 1 USD= Rp 14.510).

Hal ini disampaikan Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) dan Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO), Hariyadi Sukamdani dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis (12/3/2020).

"Untuk sementara waktu untuk sektor pariwisata kami menghitung sudah mengalami kerugian USD 1,5 miliar. Itu dari turis Tiongkok sendiri saja sudah USD 1,1 miliar. Dan ditambah dengan ikutan-ikutan yang lain paling sedikit ada USD 400 miliar," kata Hariyadi.



Kerugian ini menurut Hariyadi akan terus berlanjut bila masyarakat tidak melakukan aktivitas. Selain itu, kerugian yang telah ia sebutkan tersebut juga belum dihitung berdasarkan supply chain baik untuk perhotelan maupun restoran.

"Supply chain-nya untuk hotel lebih dari 500 jenis untuk operasional hari-hari. Ini menyangkut UKM. Sehingga permasalahan ini tidak se-simple apa yang dibayangkan tapi betul-betul menghentikan ekonomi masyarakat, " Heriyadi menerangkan.

Sebelumnya Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) juga memprediksi ada potensi kehilangan devisa dari sektor pariwisata senilai USD 530 juta akibat virus Corona ini.

Sementara itu dari banyaknya kerugian yang diderita sektor pariwisata, Hariyadi menjelaskan bahwa kerugian ini tak hanya terpusat di satu destinasi wisata tetapi telah menjalar ke seluruh Indonesia. "Waktu pertengahan Januari itu daerah-daerah tertentu seperti Manado, Bali, dan di Batam. Tapi sekarang yang terjadi adalah semuanya sudah mulai terdampak," ujarnya.



Di Bali sendiri rata-rata okupansi hotel hanya 20 persen khususnya di daerah-daerah yang banyak dikunjungi oleh individual traveler seperti Kuta, Sanur, Legian, Ubud dan Jimbaran. Kondisi ini menyebabkan tenaga karyawan harian di hotel sementara ini tidak digunakan dan karyawan kontrak bekerja secara bergantian.



Simak Video "Kasus WNI Positif Corona Kini Mencapai 309"
[Gambas:Video 20detik]
(bnl/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA