Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 16 Mar 2020 18:45 WIB

TRAVEL NEWS

Lawang Sewu pun 'Takluk' Pada Corona

Penutupan Lawang Sewu pasca pandemi Corona.
Lawang Sewu di Semarang (Angling Adhitya Purbaya/detikcom)
Semarang -

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengeluarkan imbauan penutupan untuk 40 destinasi wisata di daerahnya. Salah satunya Lawang Sewu.

Salah satu dari 40 destinasi wisata Jawa Tengah yang ditutup untuk antisipasi penyebaran virus covid-19 atau corona adalah Lawang Sewu Semarang. Gedung bersejarah itu pun sepi. Hanya tampak pengumuman di gerbang masuk.

"Kami sampaikan informasi bahwa terhitung mulai hari Senin, Tanggal 16 Maret 2020, gedung Lawang Sewu ditutup untuk sementara waktu sampai dengan adanya keputusan lebih lanjut dari pihak manajemen perusahaan," kata pengelola lewat pengumuman yang diikuti permintaan maaf.

Lawang Sewu pun 'Takluk' Pada CoronaLawang Sewu ditutup sementara waktu (Angling Adhitya Purbaya/detikcom)

Petugas keamanan yang ada di Lawang Sewu mengatakan, hari Minggu malam masih cukup ramai pengunjung dan pengumuman penutupan itu mulai diberlakukan hari ini.

"Semalam masih lumayan ramai. Ini sekarang tinggal penjaga keamanan dan petugas kebersihan," kata penjaga tersebut, Senin (16/3/2020).

Ia tidak membantah banyak wisatawan yang hari ini kecele karena sudah tiba di depan Lawang Sewu, tapi tidak bisa masuk.

Upaya pencegahan virus Corona di Lawang Sewu tidak hanya dengan penutupan mulai hari ini. Sebelumnya pengelola sudah menyiapkan hand sanitizer dan hari Minggu kemarin sudah ada penyemprotan disinfektan.

Untuk diketahui, 40 destinasi wisata di Jawa Tengah ditutup mulai hari ini. Hal itu diungkapkan Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo usai rapat terbatas di kantornya.

"Pariwisata ini dilaporkan kepada kita sampai dengan kemarin itu 33 tempat tujuan wisata di 9 kabupaten ditutup dan hari ini sudah 40 ada di 11 kabupaten kota," tutup Ganjar.



Simak Video "Uniknya Kerajinan Kimono, Semarang"
[Gambas:Video 20detik]
(rdy/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA