Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 17 Mar 2020 05:03 WIB

TRAVEL NEWS

ISIS pun Takut dengan Corona, Kabur dari Eropa

Dadan Kuswaraharja
detikTravel
Virus corona rambah berbagai negara dunia. Masifnya penyebaran COVID-19 membuat sejumlah kawasan yang biasanya sibuk oleh aktivitas warga kini sepi dan lengang.
Wabah virus Corona membuat berbagai tempat di dunia sepi Foto: AP Photo
London -

Setelah bertahun-tahun mencoba membuat kota-kota di Eropa tidak tenang, ISIS meminta para terorisnya untuk menghindar dari Eropa. Itu gara-gara virus Corona yang mewabah di Eropa dan dunia.

Demikian bunyi buletin yang disebarkan ISIS kepada para pengikutnya seperti dikutip dari New York Post. Buletin ISIS itu juga menyarankan pengikut ISIS yang sudah berada di Eropa untuk tetap tinggal di Eropa.

"Orang sehat seharusnya tidak memasuki wilayah yang terkena epidemi dan orang yang menderita tidak boleh keluar dari situ," tulis buletin yang dicetak oleh al-Naba.

ISIS juga meminta para pengikutnya untuk kabur dari orang yang terinfeksi virus seperti orang yang kabur dari singa.

"Wabah adalah siksaan yang dikirim oleh Tuhan kepada siapa pun yang Dia kehendaki," demikian pernyataan buletin tersebut.

Buletin ISIS itu pertama kali dirilis di media Sunday Times of London. Menurut data dari Universitas John Hopkins yang melacak penularan virus Corona, Irak, yang menjadi wilayah yang saat ini masih banyak dihuni oleh pengikut kelompok ekstrem itu memiliki 110 kasus virus Corona per Minggu pagi. 10 di antaranya meninggal. WHO sudah menetapkan Eropa sebagai episentrum baru virus Corona.



Simak Video "Eks Kepala BNPT: Virus ISIS Lebih Bahaya dari Virus Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(ddn/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA