Bukan hanya di Indonesia, dunia pariwisata Jepang juga terguncang pasca merebaknya COVID-19. Namun, satu objek wisata Jepang ini menyuarakan anti-diskriminasi.
Pandemi COVID-19 tak hanya memakan banyak korban jiwa, tapi juga diskriminasi ras. Disebut berawal dari Wuhan, tak sedikit orang China di dunia yang kerap didiskreditkan perihal identitasnya terkait virus tersebut.
Melawan bentuk diskriminasi itu, objek wisata bernama Ninja Castle di Asakusa, Jepang, berusaha mengetuk hati traveler lewat sebuah pesan singkat. Dilihat detikcom, hal itu diketahui lewat unggahan Twitter pengguna bernama @MAD_adnap.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam sebuah foto bergambar manekin dengan pakaian ninja, tampak juga sebuah pesan dalam bahasa Inggris yang ditujukan untuk wisatawan di tengah pandemi COVID-19.
"Kami menyambut semua orang, turis asing dan juga wisatawan China. Hal yang buruk adalah virus COVID-19, bukan Anda yang datang ke Jepang. Jadi datanglah dengan perasaan damai. Hilangkan diskriminasi karena COVID-19," tertanda Ninja Castle.
Sontak, unggahan itu pun langsung viral dan mencuri perhatian warganet. Fotonya dibagikan kembali sebanyak 280 kali dan disukai oleh sekitar 1.000 warganet. Unggahan itu diketahui diunggah pertama kali pada 25 Februari lalu.
Di tengah pandemi COVID-19 dan diskriminasi ras yang kian masif, sejatinya pesan ini dapat mengingatkan traveler semua untuk berpikir lebih jernih. Bukan ras yang jadi masalah, melainkan diskriminasi dan virus itu sendiri.
Baca juga: Mottainai, Cara Jepang Selamatkan Bumi |
(rdy/ddn)












































Komentar Terbanyak
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah, Suasana Doa Bersama Jadi Penuh Haru
Agar Turis Betah, Pemerintah Malaysia Minta Warga Lebih Ramah