Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 02 Apr 2020 05:01 WIB

TRAVEL NEWS

Beda Negara Beda Cara Tangkal Corona: Lockdown, Pisahkan Gender, Juga Pocong

Putu Intan
detikTravel
Dusun Tuk Songo, Kelurahan, Purworejo, Kecamatan Purworejo isolasi diri dan dijaga pocong, Minggu (30/3/2020).
Pocong di Dusun Tuk Songo. Foto: (Dok Warga)
Jakarta -

Berbagai negara menerapkan cara beragam dalam menangkal penyebaran virus Corona. Dari menerapkan aturan ketat, unik, bahkan nyeleneh.

Pandemi Corona telah memaksa setiap negara segera ambil kebijakan untuk mencegah penularan virus tersebut. Italia, misalnya, telah melakukan lockdown (penguncian wilayah) total. Begitu pula India, hingga muncul kerusuhan dan kelaparan.

Sementara itu, negara lain seperti Korea Selatan menerapkan kebijakan tes massal bagi warganya. Adapun Vietnam yang berbatasan langsung China sejak dini menutup batas wilayah dan memantau secara serius warganya.

Hingga saat ini, tak ada aturan yang berlaku sama antara satu negara dengan negara lainnya. Hal ini lantaran setiap negara punya urgensi dan budaya yang berbeda satu sama lain.

Di antara perbedaan kebijakan yang diterapkan itu, sejumlah negara ternyata juga menggunakan cara-cara tak biasa agar warga mereka menyadari betapa berbahayanya virus Corona yang menyerang pernapasan itu.

Dihimpun dari berbagai sumber, Rabu (1/4/2020) inilah sejumlah aturan berbagai negara melawan Corona:

1. Panama

Gaya Berbagai Negara Tangkal Corona: Memisahkan Gender Sampai Pakai PocongFoto: AP/Arnulfo Franco

Negara yang terletak di Amerika Tengah ini mulai menerapkan karantina bagi warganya usai ditemukan 1.000 kasus Corona. Karantina itu dilakukan dengan memisahkan orang-orang berdasarkan gendernya.

Mulai Rabu (31/3), laki-laki dan perempuan hanya boleh keluar rumah dalam tempo dua jam setiap harinya. Selain itu, mereka dilarang untuk keluar rumah setiap hari Minggu.

"Karantina mutlak ini dilakukan tidak lebih untuk menyelamatkan hidup Anda," kata Menteri Keamanan Panama, Juan Pino.

2. Kolombia

Di Kolombia, beberapa kota memperbolehkan setiap orang keluar rumah berdasarkan angka terakhir dari kartu identitas mereka.

Misalnya di Barrancabermeja, orang dengan nomor akhir identitasnya 0, 7, dan 4 diperbolehkan keluar rumah setiap Senin. Adapun untuk pemilik nomor 1, 8, dan 5 dapat bepergian pada hari Selasa.

3. Serbia

Gaya Berbagai Negara Tangkal Corona: Memisahkan Gender Sampai Pakai PocongFoto: Randy/detikTravel

Pemerintah Serbia tak cuma mengatur perjalanan warganya, tetapi mereka juga ikutan mengatur anjing-anjing di sana. Pemerintah memberlakukan aturan mengenai jam berjalan anjing, yaitu mulai pukul 20.00-21.00. Tetapi aturan itu kini telah dihapus usai mendapatkan protes dari pemilik anjing.

Seorang dokter hewan mengatakan, melewatkan waktu jalan-jalan sore bagi anjing dapat memperburuk kondisi anjing yang bermasalah dengan saluran kencing.

"Itu akan memperburuk kondisi kesehatan di rumah-rumah penduduk," kata dokter hewan.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3


Simak Video "India Negara dengan Kasus Corona Tertinggi di Asia, Kalau Indonesia?"
[Gambas:Video 20detik]

BERITA TERKAIT
BACA JUGA