Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 09 Apr 2020 21:21 WIB

TRAVEL NEWS

India Lockdown, Satwa Liar Keluyuran di Jalan Cari Makan

Putu Intan
detikTravel
Saat Satwa Liar Menguasai Jalanan India yang Tengah Lockdown
Foto: Getty Images
New Delhi -

Ratusan satwa kelaparan tampak mengambil alih jalanan di India yang saat ini sedang menerapkan lockdown untuk mencegah penyebaran Corona.

Sebagai negara terpadat kedua di dunia yang populasi penduduknya mencapai 1,3 miliar, tak heran bila India selalu ramai dengan manusia dan kendaraan sebelum adanya serangan Corona. Namun kondisi berubah ketika negara tersebut memberlakukan lockdown mulai 25 Maret-14 April 2020.

Jalanan yang saat ini sepi manusia justru ramai dengan hewan peliharaan dan satwa liar yang sedang mencari makan.

Dilansir dari Channel News Asia, Kamis (9/4/2020) salah satu satwa yang meramaikan jalanan India adalah burung-burung merak yang tampak bertengger di atas mobil-mobil yang diparkir di Kota Mumbai. Sementara itu di New Delhi, kawanan monyet berlarian kencang melewati tembok kompleks kepresidenan Rashtrapati Bhawan. Mereka dengan santai melewati penjaga militer dan masuk ke halaman kementerian serta bangunan resmi lainnya.

"Mereka mencuri (barang) lebih banyak tapi belum mengancam bagi manusia,"kata petugas yang bertugas di pintu masuk istana.

Foto: Getty Images

Monyet yang berkeliaran ini adalah Monyet Rhesus yang sering mengambil makanan dari tas milik orang. Monyet-monyet ini sebenarnya telah lama membuat masalah di ibu kota India namun kali ini beberapa dari mereka sudah sampai masuk dalam gedung kantor selama lockdown.

Selain monyet, seorang petugas Dinas Kehutanan India juga sempat membagikan video di media sosial yang menggambarkan aksi gajah berjalan melewati toko-toko yang tutup di sepanjang jalanan sepi.

Momen lockdown ini rupanya tak hanya mempengaruhi kehidupan manusia. Kondisi ini bahkan dapat mematikan bagi beberapa satwa.

Menurut aktivis hak-hak hewan, sejak lockdown diberlakukan, sudah ada 4 ekor kuda yang mati. Mereka biasanya dipekerjakan untuk menarik kereta wisata di Kolkata Victoria Memorial. Karena tempat itu tutup, mereka menjadi kelaparan dan mati dalam beberapa hari.

"Mereka menjadi sakit. Kami khawatir ada banyak lagi yang akan mati dalam beberapa hari mendatang jika mereka tidak mendapatkan makanan," kata juru bicara organisasi pecinta hewan Love and Care for Animals, Sushmita Roy.

Di sisi lain, pemilik kuda-kuda ini mengatakan bahwa ia sudah tak punya uang untuk memberi makan kuda-kuda tersebut.

"Kami kesulitan memberi makan keluarga kami. Bagaimana kami bisa memberi makan kuda kami?" kata salah satu pemilik, Sunny.

Foto: Getty Images

Sementara itu satwa lain yang juga mengambil alih jalanan adalah kawanan sapi dan anjing liar. Mereka mengais-ngais tempat sampah untuk mendapatkan makanan meskipun tak ada makanan tersisa di sana karena restoran tutup.

Pemilik Posh Foundation, yayasan yang peduli pada hewan terlantar, Aditi Badam mengatakan tempat perlindungannya kini sedang kerepotan dan berjuang memberi makan hewan di yayasan tersebut dan hewan lainnya selama lockdown.

Yayasannya menerima peningkatan jumlah laporan dari orang-orang yang melihat anjing atau hewan peliharaan lainnya yang terlantar. Menurutnya, kondisi seperti ini telah menjadi masalah besar.

"Semakin hari semakin sulit di sini,"kata Badam sebagaimana diwartakan AFP. Sangat sulit untuk dapat menjamin terpenuhinya makanan untuk para satwa ini karena semua tempat tutup.



Simak Video "Pasien Corona di India Membludak, Rumah Sakit Kewalahan"
[Gambas:Video 20detik]
(pin/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA