Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 16 Apr 2020 19:45 WIB

TRAVEL NEWS

Ini Pesan Tony Fernandes Bagi Maskapai di Saat Sulit

Kantor AirAsia digeledah, bos Tony Fernandes diselidiki terkait dugaan korupsi
Pendiri AirAsia, Tony Fernandes (BBC Magazine)
Jakarta -

Pandemi corona tak hanya memukul maskapai dalam negeri, tapi juga AirAsia milik Tony Fernandes. Tak menyerah, pendiri AirAsia itu beri wejangan pada maskapai.

Maskapai AirAsia asal Malaysia yang dirintis oleh Tony Fernandes dan Datuk Kamarudin merupakan salah satu yang menderita akibat corona. Kabar terakhir, hampir sebagian besar pesawat milik maskapai itu telah dirumahkan di hanggar.

Kesulitan yang tengah dialami maskapainya tersebut itu pun dibuka secara blak-blakan oleh Tony lewat Instagram serta press release yang dibagikan ke rekan media. Tony tak menyangkal, kalau maskapai miliknya tengah berada dalam kesulitan.

"Ini adalah waktu yang penuh ketidakpastian. Tak pernah saya bayangkan, tidak satu pun dapat memprediksi, tapi semuanya terimbas olehnya (COVID-19). Jadi saya ingin terbuka dan transparan dengan kalian semua di tengah ketidakpastian ini," ujar Tony dalam pernyataan resminya.

Dari semua musibah dan cobaan yang pernah dialami Tony, diakui kalau pandemi corona ini merupakan yang terhebat. Sekitar 96% armadanya sudah dirumahkan, tak ada juga pemasukan.

Di satu sisi, Tony masih harus tetap membayar untuk bahan bakar pesawat dan sejumlah agent partnernya. Untuk bertahan, Tony hanya bisa mengetatkan ikat pinggang dan bersiap kembali ketika pandemi usai.

"Kami melakukan apa yang kami bisa untuk menekan ongkos produksi saat ini, sehingga kami bisa kembali beroperasi secepat mungkin dan meneruskan predikat maskapai bujet terbaik dunia dan mengajak terbang semua orang dengan nilai dan servis yang kami anut," ujar Tony.

Selanjutnya
Halaman
1 2
BERITA TERKAIT
BACA JUGA