Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 18 Apr 2020 22:03 WIB

TRAVEL NEWS

Hyperloop dalam Pembahasan, 90 Menit Amsterdam ke Paris

Ahmad Masaul Khoiri
detikTravel
Hardt Hyperloop
Rancangan Hardt Hyperloop (Foto: CNN)
Amsterdam -

Kereta super cepat, hyperloop, tengah dibahas di Belanda. Dalam sebuah paparan para ahli, jarak Amterdam-Paris dapat ditempuh selama 90 menit.

Diberitakan CNN, Sabtu (18/4/2020), proposal untuk membuat jaringan hyperloop dari Amsterdam ke Paris sedang dibahas di Belanda. Hal itu menyusul hasil penelitian yang mengatakan bahwa jalur hi-tech ini layak secara ekonomi.

Hyperloop adalah moda transportasi massal dalam bentuk kapsul ramping, seperti pod. Tabung baja akan didorong hingga berkecepatan lebih dari 965 kpj.

Hyperloop diyakini lebih ramah lingkungan dibanding pesawat dan lebih cepat daripada kereta cepat saat ini. Sebagian orang mengatakannya sebagai transportasi masa depan untuk perjalanan lintas negara bahkan benua.

Perusahaan startup Belanda, Hardt Hyperloop yang mengumumkan hasil penelitian ini. Mereka bekerja sama dengan pemerintah provinsi Belanda Utara.

Jaringan hyperloop dipercaya mempersingkat waktu tempuh antar kota di seluruh Eropa. Efek turunannya adalah manfaat ekonomi yang luar biasa.

Laporan itu mengatakan bahwa hyperloop dapat mengangkut hingga 200.000 penumpang per jam dalam satu arah. Mencapai Paris dalam 90 menit atau kurang dari setengah waktu saat ini dengan kereta api biasa, waktu yang sama jika menumpang pesawat.

Rute Hardt HyperloopRute pembahasan Hardt Hyperloop (Foto: Google Maps)

Investigasi ini adalah tahap lanjutan dalam rencana besar Hardt Hyperloop, setelah pembukaan fasilitas pengujian pada Juni 2019. Tahun lalu, CEO dan co-founder perusahaan, Tim Houter, mengatakan bahwa jaringan Hardt Hyperloop akan jadi solusi penerbangan jarak pendek yang berpolusi.

Hardt HyperloopHardt Hyperloop (Foto: CNN)

Sehebat itukah hyperloop?

Transportasi ini baru menang di atas kertas saja karena hyperloop harus melalui studi kelayakan. Daya tarik teknologi ini adalah konstruksi yang ramping dan melayang di dalam tabung.

Masih ada kekhawatiran apakah podnya akan cocok untuk segala usia dan seberapa mudah proses evakuasi jika terjadi keadaan darurat. Terakhir adalah perlu investasi besar untuk pembangunannya.

Perusahaan hyperloop lain di seluruh dunia juga melanjutkan penelitian mereka demi mematangkan teknologinya. Gagasan awal transportasi ini dari bos Tesla, Elon Musk.

Pada tahun 2017, Virgin Hyperloop One membangun pod ukuran penuh. Kecepatannya mencapai 387 kilometer per jam di jalur uji coba di Nevada.

Virgin Hyperloop One dan DP World, mendapat lampu hijau oleh pemerintah negara bagian di India pada 2019 untuk mengembangkan jalur hyperloop antara Kota Mumbai dan Pune.

Chris Dulake, konsultan Mott MacDonald, sebuah perusahaan yang bekerja di Terminal 5 Bandara Bawah Tanah London dan Bandara Heathrow punya perkiraan soal hyperloop. Tahun 2030 adalah kemungkinan awal dari sertifikasi hyperloop dan akan diikuti lainnya.



Simak Video "Restoran Balon Udara, Solo"
[Gambas:Video 20detik]
(msl/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA