Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 30 Apr 2020 14:45 WIB

TRAVEL NEWS

Di Yogyakarta, Hanya Ada 48 Hotel-Restoran yang Masih Beroperasi

Pradito Rida Pertana
detikTravel
Titik Nol Kilometer Yogyakarta, Yogyakarta
Suasana Yogyakarta Foto: Ria Rahmawati/d'Travelers
Yogyakarta -

Pandemi COVID-19 membuat sebagian besar hotel dan restoran di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tidak beroperasi. Bahkan, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY menyebut saat ini hanya ada 48 hotel dan restoran yang buka.

"Yang masih beroperasi sampai dengan saat ini ada 48. Jadi 48 itu hotel dan restoran, bila hotel saja sekitar 30an (yang terdiri dari Hotel) berbintang dan non bintang," ucap Ketua PHRI DIY, Deddy Pranowo Eryono kepada detikcom, Kamis (30/4/2020).

Sedangkan untuk hotel dan restoran yang tidak beroperasi, Deddy menyebut jumlahnya mencapai ratusan. Jumlah tersebut berdasarkan data keanggotaan PHRI DIY.

"Untuk hotel dan restoran yang tidak beroperasi ada 329, itu yang tercatat sebagai anggota PHRI DIY," kata Deddy.

Menyoal masih beroperasinya hotel dan restoran di DIY, Deddy menyebut karena para pelaku usaha memerlukan pemasukan untuk menutup biaya operasional. Di mana para pemilik hotel meluncurkan program isolasi diri dengan harga terjangkau.

"Alasannya mereka ingin memberi tempat alternatif untuk yang bosan isolasi di rumah, seperti bisa stay di hotel untuk isolasi mandiri dengan harga promo," kata Deddy.

Deddy menambahkan bahwa untuk harga paket stay safe bervariasi karena menyesuaikan kelas hotel. Namun, dia menyebut harga paket tersebut sangat terjangkau dan setidaknya bisa menjadi pemasukan bagi hotel.

"Range harga bervariasi ya, untuk stay safe 14 hari mulai dari Rp 1,2 juta sampai dengan Rp 10 juta di hotel non bintang dan berbintang," ucapnya.



Simak Video "Usai Tutup 3 Bulan, Hotel di Parepare Mulai Beroperasi Kembali "
[Gambas:Video 20detik]
(msl/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA