Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 01 Mei 2020 06:47 WIB

TRAVEL NEWS

Corona Datang, Penyu-Penyu Bertelur dan Menetas dengan Nyaman

Femi Diah
detikTravel
GAASH, ISRAEL - NOVEMBER 21: Volunteers of the Israeli sea turtle rescue center free a Loggerhead sea turtle back to the Mediterranean sea on November 21, 2013 in Gaash, Israel. The turtle is one of two wounded Loggerhead sea turtles that were rehabilitated at the rescue center and freed today. From transplanting turtle nests during the nesting season to protected beaches, through the rescue and treatment of wounded turtles brought in by fishermen or washed up on Israels shores, to the development of a long-range breeding program for the threatened Green turtles, the volunteers and staff of the Israeli Nature and Parks Authority are doing their best to protect the creatures. The numbers have dwindled in the Mediterranean to an estimated 450 nesting female Green turtles and about 2500 nesting female Loggerheads. Far removed from man-made obstacles and protected from their natural predators such as crabs, foxes and birds, the hatchlings make their race to the sea with the hope that more than 20 years later they will return to the same beach to ensure the species survival. (Photo by Uriel Sinai/Getty Images)
Ilustrasi penyu tempayan (Getty Images/Uriel Sinai)
Jakarta -

Penyu-penyu di seluruh dunia bisa lebih tenang berkembang biak di musim ini. Virus Corona membuat pantai sepi pelancong, tak ada lampu di malam hari, juga habitat lebih bersih.

Pantai yang menunjukkan perkembangbiakan penyu sip ada di Pantai Juno, Florida. Pantai yang biasanya padat dengan turis itu, kini memiliki 101 sarang penyu belimbing dan tiga sarang penyu tempayan.

Dengan banyaknya sarang itu dan pantai yang kosong oleh turis, diyakini tukik-tukik bisa menunjukkan kemampuan hidup yang tinggi.

"Penyu belimbing menunjukkan daya hidup lebih tinggi tahun ini. Ini bakal menjadi tahun yang bagus," kata Sarah Hirsch, manajer senior riset dan data Loggerhead Marinelife Center, seperti dikutip Lonely Planet.

"Bumi kita berubah, namun penyu sudah melakukannya selama jutaan tahun. Penyu-penyu itu telah meyakinkan dan memberi kita harapan bahwa dunia masih berputar," dia menambahkan.

Tak cuma di Florida, pantai di Thailand juga menunjukkan perkembangbiakan penyu belimbing setelah pantainya ditutup untuk turis sejak awal April karena virus Corona. Dilaporkan bahwa pihak berwenang telah menemukan 11 sarang penyu sejak November 2019, menjadi yang tertinggi dalam 20 tahun.

"Ini adalah pertanda sangat baik bagi kami karena banyak area untuk pemijahan telah dihancurkan oleh manusia," ujar Direktur Pusat Biologi Kelautan Phuket Kongkiat, Kittiwatanawong.

"Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, kami tidak memiliki banyak pemijahan ini, karena kura-kura memiliki risiko tinggi terbunuh oleh alat tangkap dan manusia mengganggu pantai," dia menjelaskan.

Paulista, di Brasil, yang menjadi habitat empat jenis kura-kura, tempayan, penyu hijau, penyu zaitun, dan penyu sisik, juga nyaman untuk tempat bertelur saat ini. Setidaknya, muncul lebih dari 300 telur penyu menetas tahun ini.

Dikenal karena paruh lancip dan cangkang berpola kulit, penyu sisik diklasifikasikan sebagai penyu yang sangat terancam punah oleh World Wildlife Fund. Tapi, pada awal musim, hampir 100 ekor penyu menetas dalam sehari di kota tersebut.

"Ini benar-benar indah karena Anda dapat melihat saat tepat mereka keluar dari telur dan bisa menonton pawai kecil mereka di seberang pantai," Sekretaris Lingkungan Paulista, Roberto Couto.

"Kali ini, karena virus Corona, kita bahkan tidak bisa memberi tahu orang-orang bahwa itu sedang terjadi," dia menambahkan.

Penyu tempayan juga dilaporkan menetas menyeberangi pasir dari pantai ke Laut Karibia di Taman Nasional Tortuguero, Kosta Rika

Pada tanggal 11 April, Divisi Ilmu Pengetahuan dan Pemulihan Penyu Lautan Nasional Pulau Padre mengumumkan penemuan sarang penyu kemp ridley pertama di Texas, dan minggu berikutnya, Konservasi Penyu Laut di Tortuguero, Kosta Rika, melaporkan 45 sarang penyu belimbing, tiga sarang penyu hijau, dan satu sarang penyu sisik.

"Semua dampak positif potensial terkait dengan perubahan perilaku manusia," David Godfrey, kata direktur eksekutif Sea Turtle Conservancy.

"Peluang penyu untuk terbentur dan terbunuh secara tidak sengaja akan lebih rendah," ujar Godfrey.

"Itu berkat penurunan lalu lintas kapal pesiar, juga berkurangnya kehadiran manusia di pantai juga berarti bahwa akan ada lebih sedikit sampah dan plastik lainnya memasuki lingkungan laut," dia menambahkan.

Pantai-pantai yang terlihat lebih gelap juga dinilai terbukti menjadi hal menyenangkan untuk penyu.

"Kami berharap bahwa ribuan tukik yang biasanya disorientasi oleh cahaya pada musim bersarang ini tidak akan disorientasi lagi dan lebih mungkin untuk bertahan hidup untuk mencapai laut," dia menegaskan.



Simak Video "Puluhan Tukik Dilepas ke Perairan Pinrang"
[Gambas:Video 20detik]
(fem/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA