Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 05 Mei 2020 13:18 WIB

TRAVEL NEWS

'Kota Dosa' yang Kini Sepi Bukan Main Mencoba Bertahan dari Corona

Wahyu Setyo Widodo
detikTravel
Las Vegas menjadi kota yang terdampak corona. Sejumlah hotel dan kasino ditutup untuk mencegah penularan virus COVID-19.
Foto: Ilustrasi Las Vegas (Getty Images)
Las Vegas -

Sin City atau 'Kota Dosa', begitulah julukan dari Las Vegas. Saat ini, Sang Kota Dosa sedang mencoba bertahan hidup dari lockdown dan serangan virus Corona.

Gemerlap lampu-lampu kasino mewarnai langit Las Vegas setiap malam. Hingar bingar dan dentuman musik dari bar-bar sudah jadi soundtrack yang tiap hari didengar wisatawan di Las Vegas.

Tapi itu dulu, sebelum Corona datang menyerang. Sejak ada pandemi virus Corona, Las Vegas seperti 'Kota Mati'. Sunyi senyap nyaris tak ada suara. Sepi bukan main, tak lagi seperti dulu yang dipadati turis.

"Ini sungguh gila. Seperti akhir dunia," kata Chris Morehouse, pria 70 tahun yang sehari-hari bekerja sebagai kembaran Elvis Presley di jalanan Las Vegas, dikutip detikTravel dari AP.

Gara-gara pandemi virus Corona, sektor pariwisata, hiburan, perhotelan dan juga perjudian di negara bagian Nevada, hampir kolaps. Para pekerja industri tersebut diperkirakan akan kehilangan pemasukan sebesar USD 7,7 miliar, selama 18 bulan ke depan.

Sudah berminggu-minggu industri pariwisata di Las Vegas tutup. Lebih dari 343 ribu orang terpaksa jadi pengangguran dan kehilangan pekerjaan.

Carolyn Goodman, walikota Las Vegas, pun menyuarakan masalah ini kepada Gubernur Steve Sisolak. Dia meminta agar status lockdown untuk kasino-kasino dan bisnis sejenisnya dicabut.

"Demi Tuhan. Keputusan tutup saja sudah membunuh kami, membunuh Las Vegas, industri konvensi dan bisnis pariwisata kami, yang sudah dibangun dengan kerja keras," ungkap Carolyn.

Kapan buka lagi?...
Selanjutnya
Halaman
1 2 3

BERITA TERKAIT
BACA JUGA