Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 27 Mei 2020 05:12 WIB

TRAVEL NEWS

Vaksin Corona Belum Ada, Bagaimana Baiknya Traveling ke Luar Negeri?

Rosmha Widiyani
detikTravel
Penumpang di Bandara Hasanuddin Makassar, ilustrasi bandara, bandara, penerbangan
Foto: (M Bakrie/detikcom)/Vaksin Corona Belum Ada, Bagaimana Baiknya Traveling ke Luar Negeri?
Jakarta -

Sejak ditetapkan sebagai pandemi, peningkatan dan penyebaran kasus virus Corona terus menjadi perhatian dunia. Untuk mencegah infeksi COVID-19, tiap orang disarankan tinggal di rumah hingga kondisi menjadi lebih baik.

Sayangnya dalam beberapa kasus, bepergian ke luar negeri tidak bisa dihindari karena berbagai alasan. Jika harus traveling, ada beberapa hal yang harus diperhatikan supaya jangan sampai terinfeksi virus Corona dan menjaga kesehatan.

Dikutip dari situs CDC, ini yang harus diperhatikan saat traveling ke luar negeri selama pandemi virus Corona

1. Perhatikan aturan terkait COVID-19 di negara tujuan

Sebelum traveling pastikan tahu informasi seputar COVID-19 di negara asal, tujuan, dan daerah yang dilalui. Beberapa negara menetapkan aturan karantina bagi pendatang di beberapa lokasi tertentu, untuk menjamin kesehatan dan risiko menularkan virus Corona.

2. Siapkan perlengkapan terkait COVID-19

Perlengkapan yang harus disiapkan saat traveling adalah:

a. Obat-obatan yang diperlukan selama perjalanan

b. Membawa hand sanitizer dengan kandungan alkohol minimal 60 persen di lokasi yang mudah dijangkau

c. Membawa masker atau penutup wajah dari kain yang bisa digunakan saat berada di tempat umum

d. Siapkan makanan dan minuman yang tidak mudah rusak untuk bekal sehingga tidak khawatir jika restoran tutup

e. Jika ingin membersihkan bawaan selama perjalanan disarankan mengetahui panduannya lebih dulu.

3. Lindungi diri sendiri dari COVID-19

Upaya perlindungan untuk mencegah COVID-19 yang bisa dilakukan adalah:

a. Rajin cuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer

b. Hindari menyentuh mata, hidung, dan mulut

c. Jaga jarak supaya jangan terlalu dekat dengan orang lain minimal 6 feet atau 1,8 meter

d. Gunakan masker atau penutup muka berbahan kain saat berada di tempat umum

e. Tutup mulut dan hidung saat batuk atau bersin

f. Jika memungkinkan belilah makanan atau barang lain di bagian pick-up.

4. Pilih transportasi yang tepat untuk menurunkan risiko COVID-19

Pesawat, kereta, mobil, dan bus berisiko menularkan virus corona pada penumpangnya. Dengan mengetahui risiko tersebut, tiap penumpang bisa memilih yang dinilai paling aman dan tepat.

a. Pesawat

Kebanyakan virus dan organisme penyebab penyakit lain tidak mudah menyebar dalam pesawat, karena sistem pembatasan dan sirkulasi udara yang berbeda. Namun virus masih bisa dan mudah ditularkan lewat kontak yang dekat saat berada di bandara, terminal, atau pesawat yang terlalu penuh.

b. Bus atau kereta

Traveling dengan bus atau kereta biasanya memerlukan waktu yang lebih lama. Kapasitas yang terbatas mengakibatkan penumpang kerap tak bisa jaga jarak sejauh 1,8 meter.

c. Mobil

Sekilas mobil terlihat lebih aman dan berisiko lebih rendah menginfeksi atau terinfeksi COVID-19. Namun berulang kali berhenti untuk isi bensin, makan, atau melakukan aktivitas berisiko mengakibatkan penumpang tidak bisa jaga jarak atau berulang kali menyentuh permukaan di tempat umum.



Simak Video "38 Daerah Berubah Status Jadi Zona Hijau, Mana Saja?"
[Gambas:Video 20detik]
(row/erd)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA