Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 04 Jun 2020 08:15 WIB

TRAVEL NEWS

Terobosan Kursi Pesawat Anti-Corona Lagi, Apa Istimewanya?

Ahmad Masaul Khoiri
detikTravel
Kursi pesawat Interspace Lite
Kursi pesawat Interspace Lite (Foto: Universal Movement/CNN)
Jakarta -

Apakah kursi pesawat ini bisa mencegah penularan virus Corona di antara penumpang? Begitu banyak yang bertanya-tanya tentang cara aman untuk terbang.

Desainer kursi pesawat terus membuat sketsa seperti apa masa depan penerbangan nantinya. Gambar terbaru diperlihatkan bernama Interspace Lite, oleh Luke Miles, pendiri perusahaan teknologi transportasi Universal Movement.

Pada Desember 2019, Miles telah mempublikasikan desain kursi baru yang dijuluki Interspace. Kursi ini dirancang agar penumpang ekonomi dapat tidur lebih nyenyak berkat sayap empuk yang terlipat di belakang kedua sisi kursi.

CNN Travel menguji produknya saat diluncurkan di London. Interspace Lite didesain ulang merujuk pandemi COVID-19 agar nantinya bisa jadi solusi jaga jarak dalam kabin.

Seperti desain kursi pesawat lainnya yang beradaptasi karena pandemi Corona, Interspace Lite juga menambahkan pemisah ke kursi tengah. Ide ini dikuatkan dengan gagasan bahwa maskapai sementara waktu meniadakan kursi tengah tapi tidak mengubah interior kabin secara permanen.

Apa yang membuat konsep ini lebih baik? Kata Miles, pemisah di kursi tengah bukan kaca transparan yang akan membuat penumpang merasa lebih nyaman.

Pemisah kursi ini akan dibuat dari bahan yang sama dengan pelapis yang ada di kursi pesawat. Hal menarik lainnya yakni kursi itu masih dapat diperbaiki atau dikembalikan seperti semula.

Kursi pesawat Interspace LiteBaki di kursi pesawat Interspace Lite (Foto: CNN)

Dari pemisah kursi ini, Miles ingin kedua penumpang memanfaatkan kursi tengah. Artinya, tiap penumpang mendapat porsi ruang setengahnya lagi.

Ruang ekstra ini bisa berfungsi sebagai tempat untuk menyimpan barang-barang Anda. Atau, penumpang bisa memanfaatkannya untuk meregangkan badan tanpa takut menggangu penumpang lain.

Segera diproduksi

Miles berharap kursi yang estetis ini akan membuat orang merasa lebih nyaman terbang lagi ditambah fitur-fiturnya. Jika timnya berhasil, Anda bisa berada di pesawat dengan beberapa variasi kursi Interspace Lite sebelum musim panas berakhir.

Universal Movement secara resmi bermitra dengan produsen kursi pesawat terbang Safran. Tujuan mereka dapat membawa Interspace ke pasar dalam waktu dekat atau ASAP.

Quentin Munier, wakil presiden eksekutif Safran, menambahkan bahwa perusahaannya sedang mengerjakan beberapa konsep lain yang akan membantu dunia penerbangan menjadi lebih aman di masa pandemi COVID-19.

Dia memberi contoh perjalanan tanpa sentuhan, seperti mengaktifkan meja baki makanan menggunakan pedal, bukan dengan tangan Anda.

Perusahaan juga mengembangkan sebuat alat yang disebut Ringfence. Merupakan pemisah yang dapat dilepas, ditempatkan di antara kursi masing-masing penumpang.

Kursi pesawat Interspace LiteTampak depan kursi pesawat Interspace Lite (Foto: CNN)

Perkiraan masa depan kursi tengah

Konsep interior kabin baru lainnya juga digagas oleh Aviointeriors. Perusahaan ini membuat deretan tiga kursi ekonomi dengan kursi pesawat bagian tengah menghadap ke arah yang berlawanan.

Meski begitu banyak desain yang mengubah kursi tengah, pada 5 Mei, Asosiasi Transportasi Udara Internasional (IATA), yang mewakili operator di seluruh dunia, merilis pernyataan organisasi ini tak mendukung peniadaan kursi tengah.

"Maskapai berjuang untuk kelangsungan hidup mereka. Menghilangkan kursi tengah akan menaikkan biaya. Jika pandemi dapat diimbangi dengan tarif yang lebih tinggi, maka era penerbangan terjangkau akan berakhir," kata Alexandre de Juniac, Direktur Jenderal dan CEO IATA.



Simak Video "Sederet Maskapai Dunia yang Bangkrut Gara-gara Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(msl/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA