Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 09 Jun 2020 07:45 WIB

TRAVEL NEWS

Jogja Bakal Terapkan Zonasi dan Barcode di Malioboro

Pradito Rida Pertana
detikTravel
PKL Malioboro Yogyakarta
Pedestrian Malioboro Yogyakarta (Foto: Pradito Rida Pertana/detikcom)

FOKUS BERITA

New Normal Pariwisata
Yogyakarta -

Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta ancang-ancang membuka wisata lagi saat pandemi virus Corona. Beradaptasi dengan new normal pariwisata.

Pertama, Pemkot Yogyakarta mencari cara untuk mencegah kerumunan berkaca dari yang sudah-sudah. Makanya, nanti bakal dibuat sistem zona di kawasan wisata.

Heroe bilang untuk pelaksanaan pembagian zona akan diatur oleh UPT Malioboro bersama teman-teman komunitas di Malioboro.

"Gambarannya nanti ada beberapa zona, yang setiap zona nanti di dalamnya hanya beberapa orang dengan tujuan tidak ada kerumunan," kata Heru.

Yang kedua, untuk pengunjung yang datang ke Malioboro, akan diminta melakukan scan barcode dan mengisi data diri untuk kepentingan tracing.

"Jadi nanti kalau sudah agak banyak aktivitasnya di Malioboro akan dibagi beberapa zona. Jadi, satu zona tidak boleh lebih dari beberapa orang gitu, intinya dibatasi," kata Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi, saat ditemui wartawan di Kota Yogyakarta, Selasa (9/6/2020).

Barcode itu akan dipasang di sejumlah titik yang ada di kawasan Malioboro. Nantinya, pengunjung yang melakukan scan barcode akan diarahkan untuk mengisi formulir melalui smartphone. Isian formulir seperti nama, alamat dan nomor telepon.

"Bahkan, kami pun sekarang ini sedang mencoba agar setiap orang yang ada di Malioboro nanti mengisi barcode, jadi motret (scan) barcode. Jadi kita tahu siapa saja yang datang ke Malioboro," katanya.

Menurutnya, pemasangan barcode itu sudah menyasar di Alun-alun Utara hingga Taman Pintar. Karena itu, pihaknya sesegera mungkin memasang barcode di kawasan Malioboro.

"Nanti beberapa barcode kita pasang di Malioboro, sehingga kalau ada apa-apa kita bisa cepat melakukan tracing," dia menambahkan.

Tak hanya itu, Pemkot Yogyakarta juga meminta hotel untuk menerapkan hal serupa yakni, pemasangan barcode. Semua itu untuk mendata orang luar kota yang menginap di Yogyakarta.

"Hotel juga buat sistem barcode untuk tamu-tamunya untuk mengidentifikasi siapa yang datang. Tujuannya untuk menyiapkan sistem yang mampu mengantisipasi agar sebaran COVID-19 itu tidak menjadi ledakan baru di masa transisi maupun di masa normal baru," ujar Heroe.



Simak Video "Pemkot Solo Gelar Tes Swab Massal, 2 Orang Positif"
[Gambas:Video 20detik]
(msl/fem)

FOKUS BERITA

New Normal Pariwisata
BERITA TERKAIT
BACA JUGA