Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 09 Jun 2020 20:15 WIB

TRAVEL NEWS

Pemilik Hotel di Jerman Larang Tamu Gendut Menginap, Ini Alasannya

Wahyu Setyo Widodo
detikTravel
Couple at window in bedroom
Foto: Ilustrasi hotel (Thinkstock)
Cuxhaven -

Pemilik hotel di Jerman melarang tamu gendut dan obesitas untuk menginap di hotel mereka. Rupanya, ada kisah tersendiri di balik pelarangan itu.

Angelika Hargesheimer, pemilik Beachhotel Sahlenburg di kota Cushaven, Jerman melarang tamu gendut dan obesitas buat menginap di hotelnya. Bukannya diskriminatif terhadap orang gendut atau alasan sentimentil lainnya, melainkan pernah ada kasus hukum yang terjadi di hotel tersebut.

Suatu hari, ada tamu yang obesitas menginap di hotel tersebut. Kemudian, saat sedang tidur tiba-tiba ranjangnya ambrol karena tidak kuat menahan beban. Tamu tersebut pun menuntut pihak hotel atas kejadian tersebut.


Oleh pihak hotel, kasus ini tidak berlanjut ke pengadilan, melainkan jalan damai yang dipilih oleh keduanya. Takut kasus yang sama berulang, pihak hotel pun mengeluarkan kebijakan yang cukup kontroversial tersebut.

"Untuk alasan pertanggungjawaban, kami ingin menyatakan bahwa interior di hotel kami tidak cocok untuk orang-orang dengan berat di atas 130 kilogram," ungkap Angelika seperti dikutip dari The Sun, Selasa (9/6/2020).

Angelika kembali menegaskan bahwa kebijakan tersebut tidak diskriminatif, melainkan memang furnitur-furnitur yang ada di hotelnya tergolong klasik dan tidak didesain untuk orang-orang yang memiliki berat berlebih.

Angelika juga tidak ingin hotel 'desainer' yang selama ini jadi ciri khas hotelnya hilang begitu saja, ketika berganti dengan furnitur yang lebih kuat, tapi bentuk dan desainnya kaku.


Selain pernah dituntut hukum soal furnitur, Beachhotel Sahlenburg juga pernah dikomplain tamu soal kamar mandi. Pernah suatu ketika, ada tamu obesitas yang kesulitan untuk mandi karena desain kamar mandi hotel ini tidak cocok buat mereka yang ukuran tubuhnya ekstra besar.

Pun demikian ketika para tamu sarapan pagi. Beberapa tamu yang kegendutan merasa kurang nyaman ketika duduk di kursi restoran hotel yang sudah disediakan. Maka untuk menghindari itu semua, lebih baik mereka yang berbadan ekstra besar tidak usah saja menginap di hotel milik Angelika.

Angelika sendiri ingin agar semua tamu merasa nyaman ketika mereka menginap di Beachhotel Sahlenburg. Sementara itu, para ahli anti diskriminasi merasa kebijakan hotel milik Angelika tidak melanggar aturan apapun.



Simak Video "Usai Tutup 3 Bulan, Hotel di Parepare Mulai Beroperasi Kembali "
[Gambas:Video 20detik]
(wsw/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA