Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 11 Jun 2020 14:45 WIB

TRAVEL NEWS

China Tak Ingin Lagi Ada Gedung Pencakar Langit Setinggi 500 Meter

Gedung pencakar langit di China
Ping An Finance Center di Shenzhen (Foto: CNN)
Shanghai -

China memasuki babak baru dalam pembangunan gedung pencakar langit. Kini, tak ada lagi developer yang bakal membangun gedung setinggi lebih dari 500 meter dan serupa dengan yang lain.

Diberitakan CNN, sebuah surat edaran telah dikeluarkan oleh pemerintah China. Bangunan yang ada nantinya akan mencerminkan sisi ramah lingkungan dan berkarakter Negeri Tirai Bambu.

Pembatasan ketinggian gedung telah diterapkan di kota Beijing. Arahan pemerintah pada 2016 tak menginginkan lagi bentuk gedung yang besar, xenosentris, dan aneh.

Sebagai gambaran, dari 10 gedung pencakar langit yang berketinggian di atas 500 meter di seluruh dunia, setengahnya dibangun di China. Pemandangan kota-kota dengan bangunan tinggi juga jadi daya tarik wisatawan.

Gedung pencakar langit tertinggi kedua di bumi ada di China, yakni Shanghai Tower dengan tinggi 632 meter. Selanjutnya adalah gedung Ping An Finance Center setinggi 599 meter dari kaki hingga titik tertinggi.

Lalu, bangunan tertinggi berikutnya dipegang oleh Citic Tower di Beijing dan Tianjin CTF Finance Center. Masing-masing dari gedung itu menempati posisi ketujuh dan sembilan gedung tertinggi di dunia.

Gelombang pembangunan gedung pencakar langit telah berubah selama beberapa waktu. Jumlah bangunan baru berukuran 200 meter atau lebih di China telah turun hampir 40% di tahun lalu.

Gedung pencakar langit di ChinaGedung pencakar langit di China terbanyak di dunia (Foto: CNN)

Di pusat bisnis kota Beijing, pembatasan ketinggian telah diterapkan dan gedung pencakar langit baru tak boleh lebih dari 180 meter. Di kota lain di negara itu, Wuhan Greenland Center akan memangkas ketinggian gedungnya dari semula 636 meter menjadi di bawah 500 meter, keputusan dibuat pada 2018 setelah pembangunan dimulai dan itu memerlukan desain ulang.

Suzhou Hungnam Center telah merencanakan pemotongan ketinggian gedung pencakar langitnya dari semula 729 meter hanya menjadi 499 meter. Bangunan serupa di kota Chengdu dan Shenyang juga mengalami nasib yang sama.

Dokumen pembatasan baru itu adalah sikap intoleransi pemerintah China dalam pembangunan gedung pencakar langit baru. Namun, gedung setinggi 499 meter menurut ahli juga masih sangat tinggi dan pembatasan ini menyangkut ekonomi dan desain.

Gedung pencakar langit di ChinaGedung pencakar langit di China tapi hasil jiplakan (Foto: CNN)

Di atas ketinggian tertentu, biaya membangun gedung pencakar langit meningkat drastis. Langit-langit di kota-kota China sekarang dipenuhi dengan menara yang belum selesai pembangunannya karena perlambatan ekonomi.

Menurut data CTBUH, sekitar 70 bangunan yang seharusnya berdiri di atas 200 meter saat ini ditahan. Tiga dari mereka diperkirakan berukuran lebih dari 500 meter, termasuk Goldin Finance 117 yang sudah dibangun lebih dari satu dekade lalu. Greenland Center di Wuhan sudah tak tersentuh sejak 2017 dan direncanakan dipangkas.

Surat edaran ini juga memuat larangan plagiarisme. Menara Eiffel milik China dan Thames Town di dekat Shanghai adalah dua contoh ekstrem penjiplakan karya yang sering diejek dan arsitektur seperti ini berkembang pesat pada tahun 2000-an.

Melalui aturan ini, pemerintah juga ingin para developer menaati aturan untuk tidak menghancurkan bangunan bersejarah bahkan pohon tua. China ingin melestarikan warisan budayanya.



Simak Video "Alibaba Dijatuhi Denda Rp 40,49 Triliun Oleh Pemerintah China"
[Gambas:Video 20detik]
(msl/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA