Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 20 Jun 2020 19:39 WIB

TRAVEL NEWS

Melongok Grojogan Sewu yang Bersiap Sambut Wisatawan

Kartika Bagus
detikTravel
Air Terjun Grojogan Sewu Tawangmangu
Air terjun Grojogan Sewu di Tawangmangu (kartika bagus/detikFOTO)
Karanganyar -

Ikon utama wisata alam Tawangmangu Air Terjun Grojogan Sewu belum dibuka. Tapi, detikTravel berkesempatan mengikuti simulasinya, begini suasananya.

Pembukaan Air Terjun Grojogan Sewu menunggu izin dari Dirjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE). Situasi itu dimanfaatkan untuk berbenah, di antaranya mengecat pagar pembatas di tepian jembatan dan juga pembatas besi di anak tangga menuju air terjun.

detikTravel berkesempatan menyusuri 1.250 anak tangga menuju Grojogan Sewu di Desa Beji, Kecamatan Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah itu pada Sabtu (20/06/2020) dalam kondisi terawat dan masih terjaga keasliannya. Ditemani Pimpinan PT Duta Indonesia Jaya, Soekirdi, menyaksikan bagaimana karyawan bersiap menyambut dibukanya kembali obyek wisata ini.

"Teman-teman yang jaga di loket sudah siap semua, penyemprotan sarana prasarana, juga sudah dilakukan, termasuk tempat cuci tangan", kata Soekirdi.

Pantauan detikTravel, ada dua lokasi pintu masuk untuk bisa sampai di air terjun ini. Bagi yang ingin merasakan sensasi menuruni tangga 1.250 anak tangga dianjurkan melewati Pintu Pertama di dekat parkir Taman Balekambang Tawangmangu. Namun bagi yang hanya ingin foto foto saja, atau orang tua di anjurkan melewati Pintu Kedua yang terletak di bawah.

Saat menuruni tangga menuju air terjun, traveler akan menjumpai sekawanan monyet. Tapi, monyet itu tidak akan mengganggu jika tidak diganggu. Jika membawa makan harus hati-hati, bisa-bisa makanan yang dibawa akan dicuri monyet.

Selama menuruni tangga, kita bisa mengambil gambar air terjun dari kejauhan. Bahkan disediakan spot untuk berfoto dengan air terjun saat menuruni tangga.

Tak terasa, sampai juga di Air Terjun Grojogan Sewu ini. Lelah yang menggelayuti pun serasa hilang karena melihat keagungan Tuhan berupa indahnya air terjun ini.

Di sana boleh bermain air terjun, tetapi ada area berbahaya yang tidak boleh dilewati. Ada sebuah peringatan di papan untuk tidak mendekat. Mungkin papan ini dipasang agar pengunjung hati-hati dengan aliran air terjun yang cukup deras.

Air Terjun Grojogan Sewu TawangmanguAir Terjun Grojogan Sewu Tawangmangu Foto: kartika bagus/detikFOTO

Di saat tidak ada pengunjung seperti ini, aliran air terjun lebih jernih dan sepi. Namun suara gemericik dan hempasan air yang terbang masih terbawa sampai di dekat jembatan penyeberangan. Menurut Soekirdi, di tengah new normal saat ini, pengelola memang harus hati hati karena pandemi virus Corona masih menjadi ancaman.

"Untuk itu jika nantinya sudah dapat ijin dibuka, yang pertama kami utamakan adalah wajib menggunakan masker bagi para pengunjung nantinya. Kalau tidak pake masker, akan kami tolak, dan untuk membeli karcis dengan ada garis jaraknya antar pengunjung", dia menambahkan.

Sementara untuk pembatasan pengunjung, hanya diperbolehkan 30 persen dari jumlah daya tampung pengunjung pada umumnya.

Kalau pada akhir pekan, pengunjung mencapai 3 ribu orang, berarti dalam new normal ini yang dijinkan masuk hanya 1000 orang.

"Hitungan 30 persen ini nanti akan dievaluasi selama 14 hari ke depan, kalau tidak ada masalah akan ditambah menjadi 50 persen jumlah pengunjung dan hingga jumlah normal pada nantinya", kata dia.

Sementara itu, obyek wisata yang dikelola di bawah Kabupaten Karanganyar Jawa Tengah, secara resmi dibuka mulai sejak Selasa (16/6/2020). Secara simbolis pembukaan obyek wisata tersebut dibuka oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono.

Pembukaan obyek wisata itu wajib mengikuti syarat pengelola objek wisata harus disiplin mematuhi protokol kesehatan. Beberapa protokol kesehatan new normal harus dipatuhi yakni tempat wisata harus menyediakan tempat cuci tangan, menyediakan masker bagi pengunjung hingga alat pengukur suhu tubuh, selain itu pengelola harus membatasi jumlah pengunjung.

Jika biasanya kapasitas pengunjung 2 ribu orang harus dibatasi yang datang hanya 30 persennya, Pemkab bekerja sama dengan Satpol PP, Dinas Pariwisata, Kepolisian dan TNI untuk mengawasi protokol kesehatan. Jika ada yang tidak sesuai protokol kesehatan pastinya diberikan peringatan atau jika tetap tidak patuh bisa saja ditutup.

Selain Grojokan Sewu, sejumlah obyek wisata di Karanganyar yang belum buka adalah adalah Candi Cetho dan Candi Sukuh, Sakura Hill, Pringgodani, Grojogan Sewu, Museum Dayu, Bumi Perkemahan Tahura dan jalur pendakian ke Puncak Gunung Lawu.



Simak Video "Pengelola Wisata Grojogan Sewu Terapkan Protokol Kesehatan"
[Gambas:Video 20detik]
(fem/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA