Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 26 Jun 2020 16:52 WIB

TRAVEL NEWS

Ini Tips Jadi Travel Vlogger Pemula di Era New Normal

Faidah Umu Sofuroh
detikTravel
travel blogger dan vlogger lostpacker.com, Sutiknyo
Foto: Istimewa
Jakarta -

Seiring dengan pelonggaran pembatasan sosial di sejumlah daerah saat new normal membuka lagi kesempatan bagi wisatawan lokal untuk berwisata. Travel blogger dan vlogger lostpacker.com, Sutiknyo, mengatakan konten-konten kreatif tentang wisata yang selama pandemi mulai kering mungkin akan kembali tumbuh di era new normal. Para travel vlogger pemula pun bisa mulai membuat konten yang baik. Ia pun memaparkan beberapa tips untuk jadi travel vlogger di era new normal ini.

Jangan Berorientasi Pada Uang

Sebaiknya saat mulai menjadi seorang content creator, entah itu travel blogger atau vlogger sebaiknya jangan berorientasi pada uang. Menurutnya, membuat karya yang orientasinya langsung ke uang hasilnya tidak akan setulus saat membuat content yang memang dari hati.

"Teman-teman perlu saya ingatkan di sini kalau kita membuat karya sesuatu kita orientasinya langsung uang nanti hasilnya pasti nggak akan setulus apa yang berasal dari hati. Kalau saya biasanya rumusnya adalah kalau kita membuat karya dari hati pasti hasilnya juga akan sampai ke hati orang," ungkapnya dalam sebuah workshop Konten Kreatif Travel Vlogger secara virtual bersama Kemenparekraf, Jumat (26/6/2020).

Perkuat Visual Literasi

Membangun visual literasi ini sangat penting bagi seorang content creator. Visual literasi adalah kemampuan untuk melihat atau membaca sesuatu. Artinya seorang content creator harus bisa peka membaca situasi, kondisi, serta keadaan saat mengunjungi suatu tempat yang baru.

"Jadi meskipun kita sedikit riset ketika kita datang ke suatu tempat, jika visual literasinya kuat makan saat kita melihat sesuatu di otak kita akan sudah terbayang banyak. Kalau visual literasi kita kosong, nggak pernah disiram, itu kita kalau datang ke suatu tempat ngeblank," ujarnya.

Mulai dari Mana?

Banyak orang yang ingin menjadi travel vlogger tapi bingung memulai dari mana. Menurut Sutiknyo mulailah mengeksplor daerah-daerah sekitar. Apalagi di tengah pandemi seperti saat ini, tak perlu pergi terlalu jauh. Seseorang tetap bisa membuat konten kreatif dengan objek daerah sekitar saja. Kemudian sebar konten yang telah dibuat melalui berbagai platform yang telah tersedia seperti Google, Instagram, YouTube, dan lain sebagainya.

"Jadi untuk tren destinasi wisata, seperti yang tadi saya bilang, karena keterbatasan akses kita ke luar negeri jadi sekarang trennya mungkin wisata domestik jadi orang akan prefer ke wisata lokal," jelasnya.

Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf, Nia Niscaya, menyebutkan meskipun tren wisata di era new normal nantinya akan ke wisata lokal, tapi masyarakat harus tetap mematuhi protokol kesehatan yang telah diatur oleh pemerintah, seperti selalu memakai masker, rajin cuci tangan menggunakan sabun atau pakai hand sanitizer sebagai penggantinya, serta menjaga jarak aman.

"Kita juga bisa staycation yang deket-deket, yang outdoor activities, kemudian yang road trip, karena kita nyamannya kan pasti self driving karena kita kan pasti nyamannya trip dengan orang-orang yang kita kenal. Tapi kan tetap harus pakai masker, selalu bawa hand sanitizer dan jaga jarak agar aman," pungkasnya.



Simak Video "Kemenparekraf Promosikan Aman Berwisata Lewat Indonesia Care"
[Gambas:Video 20detik]
(mul/mpr)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA