Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 27 Jun 2020 13:30 WIB

TRAVEL NEWS

Taman Nasional Rwanda Kembali Sambut Wisatawan, Asal....

Syanti Mustika
detikTravel
Virus corona: Orang utan, simpanse, gorila liar, kerabat terdekat manusia perlu dilindungi dari ancaman infeksi Covid-19
Ilustrasi gorila (BBC Magazine)
Kigali -

Negara Rwanda mengumumkan bahwa mereka telah membuka semua kegiatan pariwisata di wilayahnya. Turis diperbolehkan untuk berkunjung asal terbukti bebas virus Corona.



Seperti yang diberitakan Hindustan Times, Sabtu (27/6/2020) Rwanda kembali membuka kegiatan pariwisatanya setelah tutup beberapa waktu karena virus Corona. Salah satu andalan pariwisata mereka adalah taman nasionalnya.

Para pengujung yang datang dengan penerbangan carter harus terbukti mereka bebas dari virus Corona 72 jam sebelum kedatangan mereka ke Rwanda. Juga mereka diingatkan untuk tetap menjaga jarak.

"Semua tamu diharuskan untuk menjaga jarak setidaknya 10 meter dengan tamu yang lain saat mengunjungi primata di Taman Nasional Nyungwe dan Volcanoes," kata Dewan Pengembangan Rwanda dalam sebuah rilis.


Namun saat ini Rwanda hanya membuka pintu untuk penumpang dengan pesawat carteran. Walau pariwisata sudah dibuka, namun pembatasan pada penerbangan komersial dan penumpang masih belum bisa berjalan hingga pembatasan benar-benar dicabut sepenuhnya.

Rwanda telah mengunci wilayahnya setelah adanya kasus pertama virus Corona di wilayahnya. Sejauh ini mengutip data penularan virus Corona dari situs John Hopkins Coronavirus Resources Centers saat berita ditulis Sabtu (27/6/2020, sudah ada 850 orang terinfeksi di Rwanda.

Untuk meningkatkan kembali parawisata yang jadi tak karu-karuan karena kasus Corona ini, Rwanda Development Board memangkas tiket masuk untuk orang-orang yang ingin melihat gorila di taman nasional. Harga awal USD 1.500 dipangkas menjadi USD 200 untuk warga Rwanda dan Afrika Timur, dan USD 500 untuk turis asing. Kebijakan ini berlaku di Rwanda, hingga akhir tahun 2020.




Simak Video "Badai Pandemi Corona Melanda, Afrika Selatan Tertinggi Kelima di Dunia"
[Gambas:Video 20detik]
(sym/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA