Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 06 Jul 2020 13:16 WIB

TRAVEL NEWS

Khawatir Penyebaran Corona, Taj Mahal Batal Dibuka Hari Ini

Elmy Tasya Khairally
detikTravel
Jika pertama kali melancong ke India, patut untuk menjejak kaki di Taj Mahal. Bangunan spektakuler dari abad ke-17 tersebut masih utuh sampai saat ini, masih orisinil dengan segala pesonanya.
Foto: Taj Mahal (Getty Images)
Agra -

Wisata ikonik India, Taj Mahal rencananya dibuka hari ini. Tapi semua itu keputusan itu dibatalkan karena kekhawatiran penyebaran Corona.

Dikutip dari alkhaleejtoday, Taj Mahal direncanakan dibuka pada Senin (6/7), beberapa aturan dirancang untuk wisatawan Taj Mahal. Mereka harus selalu mengenakan masker dan senantiasa menjaga jarak. Tak hanya itu, untuk sementara waktu, pengunjung dilarang menyentuh permukaan marmer berkilau yang dimiliki bangunan ikonik ini.

"Semua monumen dan situs yang dilindungi pusat harus terikat protokol seperti sanitasi, jarak sosial dan protokol seperti sanitasi, jarak sosial dan protokol kesehatan lainnya," ujar Kementerian Pariwisata dalam sebuah tweet.

Namun, pemerintah menarik kembali rencana pembukaan Taj Mahal, dengan alasan risiko penyebaran infeksi virus Corona baru. Agra, kota dimana Taj Mahal berada memang memiliki jumlah kasus Corona yang tinggi di India.

Menurut NDTV, pada Minggu malam (5/7) pihak berwenang setempat mengumumkan laporan baru untuk memperpanjang pembatasan pada monumen di dan sekitar Agra. Perintah ini pun belum menentukan jangka waktu penutupan.

"Demi kepentingan publik, telah diputuskan bahwa pembukaan monumen di Agra tidak akan disarankan pada saat ini," kata otoritas distrik.

Infeksi Corona di India meningkat dalam waktu tiga bulan. Pada hari Minggu, Kementerian Kesehatan melaporkan rekor lonjakan dalam satu hari, yaitu mencapai 24.850 kasus baru dengan lebih dari 600 kematian. Jika ditotal, jumlah kasus di India menjadi 673.165 kasus, mendekati angka Rusia yang menjadi negara ketiga yang paling terpengaruh virus Corona di dunia.

Penerbangan internasional tetap ditangguhkan, tetapi perjalanan domestik telah dibuka. Pemerintah berharap, pengunjung akan mulai berkunjung kembali ke beberapa wisata populer, namun tidak untuk di Agra.

"Kami tidak mengharapkan pengunjung di sini karena kluster di sekitar Taj Mahal, termasuk toko-toko dan hotel tutup," kata seorang pejabat administrasi distrik setempat di Agra.



Simak Video "Kematian Akibat Corona di India Melampaui Italia"
[Gambas:Video 20detik]
(elk/elk)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA