Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 12 Jul 2020 19:10 WIB

TRAVEL NEWS

Pengelola Roller Coaster Ini Minta Pengunjung Senyum Ketimbang Teriak

Johanes Randy Prakoso
detikTravel
Covid-19 dan penyebaran percikan air liur: Jangan teriak, serius dong, kata taman hiburan di Jepang kepada para pengunjung
Foto: BBC Magazine
Tokyo -

Menekan penyebaran COVID-19 di taman rekreasi, pengelola taman rekreasi Jepang meminta traveler yang naik roller coaster tak berteriak. Malah diminta senyum.

Adalah taman rekreasi Fuji-Q Highland di Tokyo, Jepang, yang menerapkan aturan tersebut. Dikumpulkan detikcom dari berbagai sumber, Minggu (12/7/2020), kebijakan itu pun diumumkan setelah taman rekreasi populer itu buka kembali bulan Juni lalu seperti diberitakan Travel + Leisure.

Di awal pembukaanya kembali bulan lalu, pihak pengelola Fuji-Q Highland meminta pengunjungnya yang naik roller coaster untuk tidak berteriak. Alasannya agar cairan dari mulut pengunjung tidak menyebar dan menularkan virus.

Hanya faktanya, aturan tersebut tentu sedikit tidak masuk akal untuk diterapkan. Jadi untuk menyemangati pengunjung, pihak pengelola menghadirkan tantangan berhadiah.

Barangsiapa pengunjung yang dapat menahan berteriak dan menampilkan senyum atau ekspresi lucu, akan diberi tiket gratis masuk taman rekreasi. Keseriusan itu pun disertai dengan tagar #KeepASeriousFace atau #SmileFace.

[Gambas:Youtube]



Untuk contoh, pihak Fuji-Q Highland juga merilis video iklan terkait tantangan itu. Dalam video berdurasi singkat itu, tampak dua orang dalam balutan kemeja dan pakaian kerja yang mencoba melakukan imbauan tersebut. Hasilnya, mereka malah tampak datar-datar saja.

Di kalangan pengunjung, ternyata tak sedikit juga yang penasaran dan mencoba memenuhi tantangan dari pihak pengelola. Hasilnya, tampak aneka foto dan pose lucu pengunjung yang naik roller coaster. Ada yang mencoba tersenyum, ada juga yang menunjukkan jempolnya. Hanya saja, tetap dengan memakai masker.



Diketahui, tantangan nyeleneh itu pun berlaku hingga 17 Juli 2020 saja. Setelah itu, barulah pihak pengelola Fuji-Q Highland akan menyeleksi siapa pemenangnya. Mungkin gak sih?



Simak Video "Pandemi Tak Menentu, Olimpiade Jepang Terancam Tak Digelar Tahun Depan"
[Gambas:Video 20detik]
(rdy/rdy)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA