Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 20 Jul 2020 11:22 WIB

TRAVEL NEWS

Cerita Israel Ubah Masjid Jadi Bar dan Aula Pesta Pernikahan

CNNIndonesia
detikTravel
Umat Islam di kota Jaffa, Israel melaksanakan salat tarawih di parkiran kosong. Kegiatan ini dilakukan imbas penyebaran virus COVID-19 yang membuat masjid-masjid ditutup..
Ilustrasi Umat Islam melaksanakan salat di kota Jaffa, Israel (Foto: AP/Oded Balilty )
Jakarta -

Israel mengubah fungsi Masjid Al Ahmar menjadi bar dan aula pesta pernikahan pada 2019 lalu. Masjid ini merupakan bangunan bersejarah milik warga Palestina sejak abad ke-13 yang berada di kota Safed.

Berdasarkan laporan surat kabar Al-Quds-Al-Arabi fungsi masjid ini diubah oleh perusahaan yang berafiliasi dengan pemerintah Israel. Nama bangunan ini juga diubah dari Masjid Al-Ahmad menjadi Khan Al-Ahmad.

Sejarawan asli Safed, Dr Mustafa Abbasi, menjelaskan Masjid Al-Ahmar yang dibangun pada 1276 ini memiliki nilai historis dan arsitektur yang langka. Nama Al-Ahmar berasal dari batu berwarna merah pada bangunannya.

"Hari ini, masjid ini digunakan dalam berbagai cara tetapi bukan sebagai ruang sholat bagi umat Islam," kata Dr. Abbasi, seperti dikutip Gulf News.

Pada tahun 1948, masjid ini dikuasai oleh sejumlah kelompok Yahudi. Sejak itu fungsi masjid berubah-ubah, mulai dari sekolah Yahudi, pusat kampanye pemilu partai Likud dan gudang pakaian.

Sementara, Sekretaris Safed and Tiberias Islamic, Khair Tabari mengatakan ia menunggu keputusan pengadilan Nazaretuh terkait gugatan yang diajukan untuk meminta mengembalikan fungsi bangunan bersejarah itu menjadi masjid.

"Saya telah menyerahkan dokumen untuk membuktikan kepemilikan umat Islam atas masjid tersebut," ujarnya seperti dilansir dari CNNIndonesia.com.

Ia juga mendorong berbagai lembaga politik untuk meningkatkan kerja sama demi menyelamatkan bangunan masjid dari penyalahgunaan. Pasalnya, pengubahan fungsi masjid membuat terbuka untuk digunakan semua orang kecuali umat Islam.

Kota Safed merupakan daerah yang pernah dihuni 12 ribu warga Palestina. Kemudian mereka diusir dari rumah mereka sendiri oleh pemerintah Israel pada 1948.



Simak Video "'Darah Rakyat Palestina' Sambut Timnas Israel di Skotlandia "
[Gambas:Video 20detik]
(ddn/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA