Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 22 Jul 2020 20:34 WIB

TRAVEL NEWS

Wishnutama: Jika Vaksin Berhasil, Pariwisata Rebound Sangat Cepat

Putu Intan
detikTravel
Menparekraf Wishnutama Kusubandio saat meluncurkan Indonesia Care di Senayan, Jumat (10/7/2020).
Menparekraf Wishnutama. (Foto: dok. Kemenparekraf)
Jakarta -

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama menyinggung mengenai vaksin Corona yang saat ini sedang diuji klinis. Menurutnya, pariwisata dapat cepat pulih saat vaksin ini berhasil.

"Pemerintah sedang berupaya keras untuk dapat memproduksi vaksin COVID-19. Semoga vaksin ini berhasil diproduksi dan terdistribusi dengan baik. Dan saya amat meyakini pada saat vaksin dapat ter-delivery dengan baik dan dapat digunakan segera, saya amat meyakini sektor pariwisata akan rebound dengan sangat cepat bahkan akan jauh lebih baik ke depan," katanya dalam webinar nasional pada Rabu (22/7/2020).

Sebagai gambaran saat ini Indonesia sedang melakukan pengujian pada vaksin Corona dari China. Vaksin yang tiba di tanah air pada Minggu (20/7) itu tengah diuji klinis tahap II yang dilakukan PT Bio Farma (Persero). Vaksin ini rencananya akan diproduksi pada kuartal I 2021 mendatang.

Sembari menunggu vaksin selesai dikembangkan, Kemenparekraf telah mempersiapkan sejumlah upaya demi mengembalikan geliat pariwisata. Salah satunya meluncurkan pedoman wisata di era new normal yang sesuai dengan protokol kesehatan dan prinsip Clean (kebersihan), Health (kesehatan), Safety (keamanan), dan Environment (lingkungan).

Selain itu Kemenparekraf juga berupaya membangun konektivitas. Wishnutama menyampaikan bahwa konektivitas di Indonesia masih tertinggal dengan negara lain.

"Konektivitas ke depan akan kita perluas, kita perbesar, akan kita cari potensi negara-negara lain yang punya potensi sangat tinggi untuk datang ke Indonesia," ujar Wishnutama.

Upaya lainnya juga dengan memberikan insentif dan bantuan langsung bagi para pelaku pariwisata. Saat ini pelaku pariwisata bisa mendapatkan dana talangan sampai Rp 10 miliar dai himbara. Kemudian untuk desa wisata dan homestay juga bisa mendapatkan insentif maksimal Rp 200 juta.

Ke depan, Kemenparekraf juga akan bekerjasama dengan Himbara dan maskapai Garuda Indonesia untuk membuat paket wisata dengan diskon ke beragam destinasi. Kemenparekraf juga mengajak kementerian dan Himbara untuk memanfaatkan paket diskon destinasi wisata tersebut.



Simak Video "Penjelasan Satgas Soal Isu 'Chip' hingga Rahasia Data Vaksin"
[Gambas:Video 20detik]
(pin/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA