Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 24 Jul 2020 21:11 WIB

TRAVEL NEWS

Sholat Jumat di Hagia Sophia, Erdogan Baca Surat Al Fatihah dan Al Baqarah

Puti Yasmin
detikTravel
Turkish President Tayyip Erdogan adressess teachers during a reception at the Presidential Palace in Ankara, Turkey, November 24, 2015 in this handout photo provided by Presidential Press Office.  President Tayyip Erdogan on Tuesday defended Turkeys right to protect its borders after Turkish fighter jets shot down a warplane near the Syrian border, an incident he said Turkey had made every effort to avoid.
Foto: REUTERS/Kayhan Ozer/Presidential Press Office/Handout via Reuters/Ilustrasi Sholat Jumat di Hagia Sophia, Erdogan Baca Surat Al Fatihah dan Al Baqarah
Jakarta -

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan hari ini, Jumat (24/7) mengikuti sholat Jumat di Hagia Sophia. Dalam kesempatan itu sebelum Sholat Jumat dimulai, ia sempat membaca surat Al Fatihah dan Al Baqarah.

Sekitar 1.000 orang mengikuti pelaksanaan sholat Jumat di Hagia Sophia hari ini. Hanya saja, pelaksanaannya dijalankan sesuai protokol kesehatan COVID-19 sehingga shaf lebih longgar dari biasanya.

Sebelum melaksanakan sholat, Erdogan yang menggunakan jas hitam dan peci berwana putih sempat membaca Quran surat Al Baqarah dan Al Fatihah.

Adapun, surat Al Fatihah merupakan surat pembuka di dalam Al Quran yang terdiri dari 7 ayat. Dikutip dari buku 'Tafsir Al Fatihah' karya Muhammad Rasyid Ridha, Al Fatihah menjadi pengingat rahmat Allah yang tersebar luas kepada seluruh alam dan khusus diberikan pada orang yang beriman dan bertakwa.

Umat Islam juga mesti memuji Allah SWT atas segala nikmat yang melimpah serta mengingat Allah sebagai Maharaja dan pemilik hari pembalasan. Berikut bunyi ayatnya

Arab: بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَۙ
الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِۙ
مٰلِكِ يَوْمِ الدِّيْنِۗ
اِيَّاكَ نَعْبُدُ وَاِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُۗ
اِهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيْمَ ۙ
صِرَاطَ الَّذِيْنَ اَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ ەۙ غَيْرِ الْمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّاۤلِّيْنَ

Latin: bismillāhir-raḥmānir-raḥīm
al-ḥamdu lillāhi rabbil-'ālamīn
ar-raḥmānir-raḥīm
māliki yaumid-dīn
iyyāka na'budu wa iyyāka nasta'īn
ihdinaṣ-ṣirāṭal-mustaqīm
ṣirāṭallażīna an'amta 'alaihim gairil-magḍụbi 'alaihim wa laḍ-ḍāllīn

Artinya: Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang.
Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam,
Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang,
Pemilik hari pembalasan.
Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan.
Tunjukilah kami jalan yang lurus,
(yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepadanya; bukan (jalan) mereka yang dimurkai, dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.

Sedangkan, surat Al Baqarah merupakan surat lanjutan dari Al Fatihah yang berarti 'Sapi Betina'. Surat ini terdiri dari 286 ayat dan Erdogan hanya membaca 5 ayat pertama yang berbunyi,

Arab: الۤمّۤ ۚ
ذٰلِكَ الْكِتٰبُ لَا رَيْبَ ۛ فِيْهِ ۛ هُدًى لِّلْمُتَّقِيْنَۙ
الَّذِيْنَ يُؤْمِنُوْنَ بِالْغَيْبِ وَيُقِيْمُوْنَ الصَّلٰوةَ وَمِمَّا رَزَقْنٰهُمْ يُنْفِقُوْنَ ۙ
وَالَّذِيْنَ يُؤْمِنُوْنَ بِمَآ اُنْزِلَ اِلَيْكَ وَمَآ اُنْزِلَ مِنْ قَبْلِكَ ۚ وَبِالْاٰخِرَةِ هُمْ يُوْقِنُوْنَۗ
اُولٰۤىِٕكَ عَلٰى هُدًى مِّنْ رَّبِّهِمْ ۙ وَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْمُفْلِحُوْنَ

Latin: alif lām mīm
żālikal-kitābu lā raiba fīh, hudal lil-muttaqīn
allażīna yu`minụna bil-gaibi wa yuqīmụnaṣ-ṣalāta wa mimmā razaqnāhum yunfiqụn
wallażīna yu`minụna bimā unzila ilaika wa mā unzila ming qablik, wa bil-ākhirati hum yụqinụn
ulā`ika 'alā hudam mir rabbihim wa ulā`ika humul-mufliḥụn

Artinya: Alif Lam Mim.
Kitab (Al-Quran) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa,
(yaitu) mereka yang beriman kepada yang gaib, melaksanakan salat, dan menginfakkan sebagian rezeki yang Kami berikan kepada mereka,
dan mereka yang beriman kepada (Al-Quran) yang diturunkan kepadamu (Muhammad) dan (kitab-kitab) yang telah diturunkan sebelum engkau, dan mereka yakin akan adanya akhirat.
Merekalah yang mendapat petunjuk dari Tuhannya, dan mereka itulah orang-orang yang beruntung.

Adapun, pelaksanaan sholat Jumat hari ini dilakukan setelah Hagia Sophia resmi kembali menjadi masjid. Sebelumnya di tahun 1935, bangunan yang juga warisan dunia UNESCO ini ditetapkan sebagai museum.

Hagia Sophia sendiri dibangun oleh katedral saat masa kekaisaran Bizantium dan sempat diubah menjadi masjid setelah ditaklukkan oleh Ottoman atas Konstantinopel di tahun 1453 sebelum dijadikan museum.

[Gambas:Video 20detik]



(pay/erd)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA