Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 26 Jul 2020 18:08 WIB

TRAVEL NEWS

Pariwisata Fiji di Ambang Kolaps, Para Pekerjanya Panik

Suva, Fiji - Mar 24, 2017: View of the city centre of Suva, the capital city of Fiji
Foto: Ilustrasi Fiji (iStock)
Fiji -

Sebuah LSM di Fiji menyebut dunia pariwisata di negara itu di ambang kolaps gara-gara pandemi Corona. Para pekerja di bidang itu pun panik.

Sebuah organisasi non pemerintahan (NGO) yang bernama The Foundation for Rural Integrated Enterprises and Development (FRIEND), menyebut para pekerja di bidang pariwisata di Fiji saat ini sedang panik akan masa depan mereka.

Setengah dari penduduk Fiji memang menggantungkan hidup dari dunia pariwisata. Namun gara-gara pandemi Corona, mereka saat ini sedang dalam kondisi pengangguran dan tidak ada kerjaan.

Pemasukan pun nyaris tak ada. Mereka juga tidak terdaftar dalam jaring pengaman sosial. Beruntung, mereka mendapat bantuan makanan dari bank makanan yang dibuat oleh LSM FRIEND tadi atas bantuan para donatur.

"Saat ini, mereka panik. Kami membuka form bagi mereka yang membutuhkan bantuan makanan, dan bulan lalu ada lonjakan permintaan yang tajam, terutama di Nadi, salah satu kota terbesar di Fiji," ungkap Sashi Kiran, CEO FRIEND seperti dikutip dari Stuff NZ, Minggu (26/7/2020).

Dalam 2 minggu terakhir, FRIEND menerima lebih dari 1.000 aplikasi baru untuk permintaan bantuan. FRIEND pun menyediakan paket bantuan berupa 10 kg beras, 10 kg tepung, 5 kg gandum, serta biskuit, sabun, gula, dan garam.

Paket bantuan tersebut dapat membantu warga yang bekerja di sektor informal untuk bertahan hidup selama 2 hingga 3 pekan ke depan.

Sementara itu, pemerintah Fiji dituduh mengabaikan rakyatnya yang membutuhkan. Anggaran yang seharusnya disalurkan dalam bentuk bantuan makanan, malah digunakan untuk membantu menyelamatkan para pelaku usaha agar mereka bisa bangkit lagi.

Direktur Dewan Jaminan Sosial Fiji, Vani Catanasiga menyebut pemerintah Fiji memangkas anggaran untuk bantuan makanan kepada rakyat. Mereka malah diminta untuk memprioritaskan daftar belanjanya, alih-alih memberikan apa yang dibutuhkan oleh rakyat Fiji.



Simak Video "Respons Sandiaga Uno atas Maraknya Kecelakaan Bus Pariwisata"
[Gambas:Video 20detik]
(wsw/rdy)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA