Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 03 Agu 2020 09:03 WIB

TRAVEL NEWS

Takut Corona, Traveler Cuci Uangnya, Ada Juga yang Pakai Microwave

Dadan Kuswaraharja
detikTravel
Foto dari Bank of Korea pada 31 Juli 2020 memperlihatkan kerusakan uang akibat dipanaskan dalam microwave.
Uang dipanaskan dalam microwave untuk menghilangkan virus Corona, ya hangus deh jadinya..Foto: Bank Korea
Seoul -

Di masa pandemi virus Corona ini ada baiknya memang untuk tidak terlalu takut. Seorang traveler harus kehilangan uang dalam jumlah yang banyak gara-gara mencuci uang kertasnya. Dia mencuci uang-uang itu karena takut uang-uang itu sudah terkontaminasi virus Corona.

Mengutip 7news.com.au dari AP, Senin (3/8/2020), traveler berasal Korea Selatan yang disebutkan bernama Eom, memutuskan untuk mencuci uang kertas pecahan 50.000 won dengan mesin cuci untuk menghilangkan virus Corona. Identitas orang itu tidak disebutkan detail karena berkaitan dengan undang-undang mengenai privasi seseorang.

Sebagian dari uang itu rusak parah, dan orang tersebut buru-buru menghubungi bank sentral Korea untuk meminta apakah uang itu dapat ditukar dengan uang kertas baru.

Di bawah aturan bank tentang pertukaran uang kertas yang rusak, orang itu diberikan mata uang baru dengan total sekitar 23 juta won atau sekitar Rp 282 juta. Berapa total uang yang dicuci traveler yang tinggal di Ansan, Korea itu tidak disebutkan, namun pihak pejabat bank, Seo Jee Woun mengatakan jumlah uang kertas 50.000 won yang hanya bisa ditukar dengan nilai setengahnya adalah 507 lembar. Dia mengatakan bank tidak bisa mengganti lembaran uang yang lain karena kerusakannya terlalu parah.

Memanaskan uang dengan microwave

Masih dari Korea, awal tahun ini, seorang traveler yang hanya disebut Kim, mencoba membersihkan uang dari virus dengan cara memanaskannya dalam microwave. Kim. Bank kemudian menukar uang yang rusak dengan uang baru senilai Rp 63 juta.

Di Korea untuk penukaran uang memang tergantung pada seberapa besar kerusakan uang kertas. Bank dapat menyediakan mata uang baru dengan nominal yang sama jika kerusakannya minimal. Tetapi jika uang mengalami kerusakan cukup parah, nilai uang bisa berkurang setengahnya atau malah tidak mendapat pengganti sama sekali.

Bank sentral Korea Selatan telah menyarankan masyarakat untuk tidak memanaskan uang kertas ke dalam microwave. Karena memang belum jelas apakah dengan memanaskan uang kertas di microwave bisa membunuh virus Corona. Pedoman anti-virus di Korea Selatan juga tidak menyebutkan soal mencuci uang dengan mesin cuci.



Simak Video "Kedubes Korsel di London Tutup Usai Karyawan Positif COVID-19"
[Gambas:Video 20detik]
(ddn/pin)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA