Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 03 Agu 2020 18:32 WIB

TRAVEL NEWS

Kemenhub Bangun 2 Pelabuhan Baru Guna Dukung Pariwisata Bali

Angga Riza
detikTravel
Kemenhub Bangun 2 Pelabuhan Baru Guna Dukung Pariwisata Bali
Foto: Biro Komunikasi Kementerian Perhubungan
Denpasar -

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi bersama Gubernur Provinsi Bali I Wayan Koster melakukan peletakan batu pertama atau groundbreaking dua pelabuhan penyeberangan yaitu Pelabuhan Sampalan di Pulau Nusa Penida serta Pelabuhan Bias Munjul di Pulau Nusa Ceningan, Klungkung, Bali. Peletakan batu pertama merupakan simbol dimulainya pembangunan penyeberangan pelabuhan ke Bali.

Dimulainya pembangunan kedua pelabuhan tersebut untuk mendukung pariwisata di Bali, dimana keduanya termasuk ke dalam Pelabuhan Segitiga Emas yang menghubungkan Sanur, Denpasar. Peletakan batu pertama berlangsung, Senin (3/8/2020).

Pelabuhan ini ditargetkan akan selesai dalam pertengahan tahun 2021. "Insyaallah kedua pelabuhan ini bisa selesai dalam waktu sembilan bulan atau pertengahan tahun 2021," kata Budi dalam keterangan tertulisnya, Senin (3/8/2020).

Menhub mengatakan, pihaknya telah berkomitmen untuk mendukung bangkitnya pariwisata di Bali setelah mengalami keterpurukan akibat pandemi COVID-19 terutama di bidang transportasi. Tentunya dengan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran COVID-19.

Kemenhub Bangun 2 Pelabuhan Baru Guna Dukung Pariwisata BaliFoto: Biro Komunikasi Kementerian Perhubungan

Pihaknya telah menggelar rapat secara intensif dengan Pemprov Bali untuk membicarakan dukungan transportasi terhadap pariwisata di Bali. Menhub menambahkan Bali akan menjadi super hub tourism.

"Bapak Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa Bali akan menjadi super hub tourism tidak hanya di Indonesia tetapi sampai Asia Tenggara bahkan Australia," ucap Menhub.

Secara terpisah Koster juga menambahkan kedua pelabuhan ini juga untuk mempermudah warga yang akan melakukan peribadahan.

"Ketika akan ada upacara agama rutin dimana masyarakat se-Bali itu melakukan persembahyangan yang datang dari berbagai kabupaten di Bali. Karena tidak ada pelabuhan, mereka kesusahan untuk naik ke kapal karena harus angkat-angkat kainnya sambil mengusung sesajennya dari berbagai wilayah," tutur Wayan Koster.

Rencananya, Pelabuhan Sampalan akan dibangun dua lantai dengan luas area kolam 9.000 meter persegi, kapasitas sandar 10 speedboat, dengan estimasi biaya pembangunan Rp 86,7 miliar.

Sedangkan Pelabuhan Bias Munjul akan dibangun menjadi dermaga bagi speed boat dan dan kapal Ro-ro, dengan estimasi biaya pembangunan sebesar Rp 109,6 miliar.



Simak Video "Menhub: Transportasi Bukan Hanya Soal Biaya, tapi Juga Dampak Lingkungan"
[Gambas:Video 20detik]
(pin/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA