Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 05 Agu 2020 18:02 WIB

TRAVEL NEWS

Resmi! Objek Wisata di Majalengka Ditutup Selama 14 Hari

Bima Bagaskara
detikTravel
Bukit di Majalengka.
Lembah Panyaweuyan Majalengka (opayavatarkempek08/d'Traveler)
Majalengka -

Objek wisata di Kabupaten Majalengka secara resmi ditutup untuk sementara. Penutupan dilakukan karena melonjaknya kasus COVID-19 di sana.

Sekda Kabupaten Majalengka, Eman Suherman mengatakan, penutupan objek wisata dilakukan selama 14 hari terhitung mulai 4 hingga 18 Agustus mendatang.

"Ada ratusan obyek wisata di Kabupaten Majalengka yang ditutup selama 14 hari. Kebijakan ini diterapkan menyusul kasus positif COVID-19 di Majalengka terus meningkat," kata Eman Suherman dalam keterangan resminya seperti diterima detikcom, Rabu (5/8/2020).

Pihak pengelola objek wisata di Kabupaten Majalengka juga sudah diinstruksikan untuk mensosialisasikan penutupan sementara tersebut kepada masyarakat.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Majalengka, Lilis Yuliasih memastikan seluruh tempat objek wisata akan tutup tanpa terkecuali.

"Total ada 186 objek wisata dan semuanya dipastikan tutup sampai 18 Agustus nanti," singkat Lilis saat dihubungi detikcom.

Lonjakan kasus COVID-19 di Majalengka sendiri terus meningkat sejak 12 hari terakhir. Bahkan pada Rabu ini, terjadi tiga penambahan kasus terkonfirmasi positif.

Itu berarti kasus terkonfirmasi positif di Kabupaten Majalengka saat ini mencapai 31 kasus, 11 sudah dinyatakan sembuh, 1 meninggal dunia dan 19 masih menjalani perawatan.

Sebelumnya Bupati Majalengka Karna Sobahi kemarin mengatakan akan melakukan penutupan tempat wisata dilakukan untuk mencegah terjadinya kluster baru di sektor pariwisata. "Objek wisata di seluruh Majalengka akan kembali saya tutup untuk mencegah terjadi klaster pariwisata. Ini karena tingginya wisatawan yang berkunjung ke Majalengka," kata Karna Sobahi kepada detikcom Selasa (4/8/2020).

Dalam kurun waktu 12 hari penambahan kasus terkonfirmasi positif di Kabupaten Majalengka mencapai 20 kasus. Itu membuat Majalengka bisa masuk dalam zona bahaya atau zona merah.

"Penambahan 20 kasus itu semuanya bermula dari kasus imported case. Makanya kita harus memperketat kedatangan orang dari luar daerah," lanjut Karna.

Kabupaten Majalengka sendiri memiliki total 186 tempat objek wisata dan beberapa diantaranya sudah viral di sosmed seperti Terasering Panyaweuyan, Situ Cipanten, Curug Muara Jaya dan Bukit Sanghyangdora.



Simak Video "Tambah 3.989, Total Kasus Positif Covid-19 di RI Jadi 244.676"
[Gambas:Video 20detik]
(rdy/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA