Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 18 Agu 2020 11:03 WIB

TRAVEL NEWS

Ramai-Ramai Naik Gunung Pas 17-an, Pendaki Seakan Lupa Corona

Femi Diah
detikTravel
Sempat ditutup imbas pandemi Corona, sejumlah gunung kembali dibuka. Salah satunya Gunung Cikuray, Garut, Jawa Barat.
Gunung Cikuray dipenuhi pendaki pada 16 Agustus. (Rifkianto Nugroho/detikTravel)
Jakarta -

Para pendaki beramai-ramai mendaki gunung saat pandemi virus Corona degan mengabaikan protokol kesehatan. Mereka berdesak-desakan sejak dari kaki gunung.

Aksi pendaki memenuhi start pendakian hingga di ketinggian gunung itu terjadi menjelang perayaan hari ulang tahun Republik Indonesia (HUT RI). Peristiwa itu terekam di Gunung Lawu, Gunung Prau, dan Gunung Cikuray.

Fotografer detikTravel mengabadikan aki pendaki yang memenuhi Gunung Cikuray di Garut, Jawa Barat pada 16 dan 17 Agustus.

Sempat ditutup imbas pandemi Corona, sejumlah gunung kembali dibuka. Salah satunya Gunung Cikuray, Garut, Jawa Barat.Sempat ditutup imbas pandemi Corona, sejumlah gunung kembali dibuka. Salah satunya Gunung Cikuray, Garut, Jawa Barat. Foto: Rifkianto Nugroho

Gunung Cikuray memang sempat ditutup, namun kemudian dibuka menjelang 8 Juni 2020. Sejak itu, memang pendaki sudah mulai mendatangi gunung tersebut, sebelum momen 17-an. Tapi, menjelang HUT RI pendaki disebut mencapai 30 orang.

Situasi serupa terjadi di Gunung Lawu. Gunung di perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur itu dipadati pendaki sejak dari titik start pendakian.

Situasi kepadatan di titik start mendaki gunung di jalur Cemoro Sewu itu direkam dalam video dan diunggah oleh akun Twitter @pendakilawas.

Padahal, di Gunung Lawu sudah diterapkan kuota pendakian. Pengelola hanya memberikan izin pendakian untuk 800 pendaki per hari.

Video itupun menjadi perbincangan netizen dengan mendapatkan 2,5 juta tanda like dan di retweet 1,1 juta akun.

Pemilik akun @rizkirahardian merespons dengan membagi foto pendakian Gunung Sindoro. Tenda warna-warni juga mengabaikan jaga jarak.

Foto lain yang menunjukkan gunung menjadi tempat berkumpul pendaki ada di Gunung Prau, Wonosobo. Para pendaki berkerumun, lupa menjaga jarak.

Padahal melalui situs dan pengelola, gunung-gunung itu telah meminta pendaki untuk mematuhi protokol kesehatan. Di antaranya, membawa masker lebih dari satu, hand sanitizer, dan menjaga jarak, baik saat pendakian ataupun saat mendirikan tenda.

Kabarnya, setelah disesaki pendaki, jalur pendakian Gunung Lawu ditutup mulai kemarin.

Momen 17-an memang menjadi salah satu puncak pendakian gunung di Indonesia. Para pendaki memiliki tradisi untuk mendaki gunung dan menancapkan bendera merah putih di puncak gunung.



Simak Video "Fenomena Topi Awan Berlapis di Gunung Lawu Pagi Tadi"
[Gambas:Video 20detik]
(fem/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA