Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 25 Agu 2020 21:01 WIB

TRAVEL NEWS

Di September, Kosta Rika Buka Perbatasan untuk Negara Ini

Syanti Mustika
detikTravel
Hutan hujan tropis di Kosta Rika
Hutan hujan tropis di Kosta Rika Foto: CNN
San Jose -

Kosta Rika berangsur membuka pagarnya untuk wisatawan. Di September ini, beberapa negara bagian AS pun diizinkan masuk wilayahnya.

Diberitakan Lonely Planet, mulai bulan September nanti Costa Rika membuka perbatasannya untuk beberapa negara bagian Amerika Serikat. Wisatawan dari New York, New Jersey, New Hampshire, Vermont, Maine, dan Connecticut akan diizinkan masuk dengan menunjukkan SIM yang menerangkan tempat tinggal mereka.

Wisatawan yang datang dari negara yang diizinkan ini nantinya tidak akan melewati karantina pada saat kedatangan. Namun, mereka harus menunjukkan tes PCR COVID-19 negatif dalam 48 jam sebelum perjalanan.

Serta saat pengunjung tiba, mereka harus melengkapi formulir kesehatan online dan membeli asuransi perjalanan yang di dalamnya terdapat akomodasi jika terjadi karantina dan biaya pengobatan.

Kosta Rika mulai membuka kembali pariwisatanya pada tanggal 1 Agustus dengan memberi izin pelancong dari negara-negara yang dianggap telah mengendalikan penyebaran virus Corona. Termasuk di dalamnya dari Kanada, Selandia Baru, Jepang, Inggris, dan negara-negara di dalam UE.

Teruntuk Amerika Serikat bagi Costa Rika penyumbang sebesar 45 persen pengunjung internasional. Awalnya negara AS tidak masuk ke dalam daftar negara yang diizinkan. Namun perlahan Kosta Rika membuka pintu wisatanya sedikit lebar.

Bahkan Badan Pariwisata Kosta Rika mengharapkan sekitar empat penerbangan seminggu dari bandara Kota New York, termasuk John F. Kennedy, Newark dan La Guardia.

"Pada saat-saat ini, New York salah satu negara bagian dengan kontrol terbaik untuk pandemi," Segura menegaskan.

Saat ini Kosta Rika sedang memantau situasi virus Corona di Colorado, Massachusetts, dan Pennsylvania. Tidak tertutup kemungkinan nantinya penduduk dari kawasan negara bagian Amerika tersebut diizinkan berkunjung.

(sym/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA