Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 26 Agu 2020 09:08 WIB

TRAVEL NEWS

35 Objek di Magelang Buka Kembali, Borobudur Juga Sudah Buka

Eko Susanto
detikTravel
Petugas memeriksa suhu tubuh wisatawan yang akan masuk ke zona 1 kawasan Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Rabu (8/7/2020). Pihak Balai Konservasi Borobudur (BKB) membuka kembali zona 1 candi Borobudur untuk umum yang ditutup akibat pandemi COVID-19 sejak (15/3/2020), tapi pengunjung belum diperbolehkan menaiki struktur candi Borobudur. ANTARA FOTO/Anis Efizudin/aww.
Candi Borobudur Foto: ANTARA FOTO/ANIS EFIZUDIN
Magelang -

Sebanyak 35 daya tarik wisata (DTW) di Kabupaten Magelang, telah buka kembali. Pembukaan kembali ini menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Adapun 35 daya tarik wisata yang telah dibuka antara lain Candi Borobudur, Candi Pawon, Candi Mendut, Ketep Pass, Bukit Rhema yang dikenal dengan Gereja Ayam, kemudian Punthuk Setumbu. Selain itu, ada Gunung Telomoyo, Kedung Kayang, Top Selfie Kragilan dan beberapa balai ekonomi desa (balkondes) yang berada di desa-desa sekitar Candi Borobudur.

Kepala Bidang Destinasi dan Industri Pariwisata, Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Magelang, Nur Supindahwati mengatakan, sampai hari ini ada 35 daya tarik wisata di Kabupaten Magelang yang telah dibuka. Pembukaan ini dengan menerapkan protokol kesehatan dan sudah mendapatkan izin dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Magelang.

"Sampai dengan hari ini ada 35 DTW sudah buka, kemudian uspar (usaha jasa pariwisata) ada 18 yang sudah mendapatkan rekomendasi dari dari gugus tugas," katanya di sela-sela kegiatan BISA yang diadakan Badan Otorita Borobudur (BOB) di Balkondes Bumiharjo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Selasa (25/8/2020).

Destinasi wisata yang ada di Kabupaten Magelang sekitar 210, namun sejauh ini baru 35 destinasi yang telah buka. Dari 35 destinasi ini, pembukaannya menggunakan protokol kesehatan.

"Jadi mereka untuk buka kembali syarat utamanya adalah mendapatkan rekomendasi dari gugus tugas. Nah untuk memperoleh rekomendasi itu mesti sampai dulu SOP, simulasi, evaluasi, uji coba baru rekomendasi keluar," katanya.

Kedung Kayang

Dihubungi terpisah, Bagian Pemasaran Daya Tarik Wisata Kedung Kayang, Surono mengatakan, setelah mengajukan izin operasional menuju Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Magelang. Kemudian melakukan simulasi dan akhirnya mendapatkan izin dengan syarat tetap menjalankan tujuh protokol kesehatan.

"Setelah mengajukan izin operasional lagi ke gugus tugas kabupaten, Bapak Bupati. Setelah simulasi, kirimkan videonya, kita mendapatkan izin dari bupati. Dengan syarat tetap menjalankan tujuh protokol kesehatan," katanya.

Untuk tiket masuk menuju Kedung Kayang, katanya, tiket masuk sebesar Rp 4.000, kemudian asuransi Rp 500, parkir sepeda motor Rp 2.000 dan mobil Rp5.000. Adapun keistimewaan dari Kedung Kayang yakni air terjun yang mengalir airnya tidak pernah kering baik di musim kemarau.

"Keistimewaan dari Kedung Kayang, jika wisata air yang lain itu musim kemarau airnya mati, sementara walaupun kemarau panjang, Alhamdulillah airnya nggak pernah mati," tutur Surono.

(ddn/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA