Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 07 Sep 2020 16:20 WIB

TRAVEL NEWS

Kemenparekraf Bisa Tiru Nih, Korsel Danai Artis Bikin Konser Online

Putu Intan
detikTravel
konser bts
Ilustrasi konser BTS (Foto: Istimewa)
Jakarta -

Pemerintah Korea Selatan menggelontorkan dana sebesar 29 miliar won untuk mendukung industri hiburan membuat konser online di tengah pandemi Corona. Kemenparekraf bisa mencontoh.

Korea Selatan memiliki sejumlah artis K-Pop yang membetot perhatian masyarakat dunia. Konser K-Pop menjadi acara yang dinantikan, baik musisi maupun penggemarnya. Tapi dengan adanya Corona, kegiatan itu harus ditiadakan.

Seolah tak mau berdiam diri menunggu Corona usai, perusahaan hiburan di Korea Selatan memiliki inovasi untuk membuat konser online dengan teknologi canggih. Konser ini memungkinkan para penggemar menonton dari rumah dengan tetap membeli tiket. Sementara itu, artis juga tetap dapat melakukan penampilan dan menyapa para penggemar secara virtual.

Salah satu artis K-Pop yang sukses melaksanakan konser online ini adalah BTS. Dalam konser online bertajuk Bang Bang Con: The Live, mereka berhasil menggaet 756 ribu penonton dari 107 negara.

Selain BTS, agensi S.M. Entertaintment juga menggelar rangkaian konser dari artis mereka seperti Super Junior dan SuperM melalui program Beyond Live. Konser ini mampu mengumpulkan 75 ribu penonton dari 109 negara.

Menteri Kebudayaan Korea Selatan Park Yang-woo melihat konser online ini begitu potensial untuk menolong artis agar tetap dapat berkarya dan menghimpun pendapatan meskipun tak ada konser offline. Namun tak semua artis dan perusahaan mampu membuat konser semacam ini karena keterbatasan dana.

Oleh sebab itu, Pemerintah Korea Selatan akan mendukung perusahaan hiburan berskala menengah dan kecil untuk membuat konser serupa. Pemerintah Korea Selatan akan menggelontorkan dana 29 miliar won (sekitar Rp 360 miliar) untuk membangun studio khusus konser online. Selain itu, dana tersebut juga akan digunakan untuk membiayai sekitar 30 konser.

"Kami belum memutuskan secara spesifik bagaimana kami akan memilih perusahaan hiburan yang akan kami dukung. Namun, karena kami harus memilih perusahaan secara publik, kemungkinan besar ada 30 perusahaan berbeda tanpa tumpang tindih," kata pejabat Kementerian Kebudayaan Cho Young-kwon sebagaimana diwartakan Korea Herald.

"Kami juga masih mencari tempat di mana studio bisa dibangun. Rencana kami saat ini adalah membuka studio pada paruh pertama tahun depan," dia menambahkan.

Melihat langkah yang diambil Korea Selatan itu, apakah Kemenparekraf tertarik untuk mencontohnya?



Simak Video "Persiapkan Era Pasca-Corona, Korsel Sokong Konser Online K-Pop"
[Gambas:Video 20detik]
(pin/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA