Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 15 Sep 2020 06:45 WIB

TRAVEL NEWS

Sedih, Bayi Gorila yang Terancam Punah Mati di Usia 6 Hari

Elmy Tasya Khairally
detikTravel
Gorila langka
Foto bayi gorila ini mati saat usia enam hari. (Audobon Nature Institute)
Jakarta -

Baru berusia enam hari, bayi gorila ini terancam punah mati di kebun binatang New Orleans. Padahal, dia bayi gorila yang lahir pertama dalam 24 tahun.

Dikutip dari Fox Travel News, bayi gorila, yang lahir 4 September 2020 di kebun binatang New Orleans itu, digadang-gadang bsia menyelamatkan spesiesnya dari kepunahan. Makanya, kelahiran bayi gorila mendapat sambutan yang meriah dari pihak kebun binatang.

Tapi, kenyataan tak sesuai harapan. Bayi gorila itu mati saat usianya belum genap sepekan.

"Kami sangat sedih atas kerugian tersebut," Presiden dan CEO Audubon Nature Institute dalam sebuah pernyataan tengah pekan lalu.

Bayi gorila yang telah lama ditunggu ini bahkan belum memiliki nama. Dia adalah anak dari gorilla bernama Tumani, anggota hewan kebun binatang yang berusia 13 tahun.

"Staf perawatan hewan memperhatikan pada Rabu malam (9/9) bahwa bayi gorila terlihat lesu dan lemah di pangkuan induknya," kata pihak kebun binatang.

Bayi gorila itu pun mendapat perawatan, namun sayang dokter hewan di rumah sakit tak dapat memulihkannya. Nekropsi atau pembedahan bangkai hewan diharapkan bisa menentukan penyebab kematian si bayi gorila. Namun prediksi awal menunjukkan, kemungkinan induknya tak menghasilkan susu yang cukup.

"Ada banyak risiko terkait dengan kelahiran gorila, dan sayangnya ini bukan hal yang aneh jika induk gorila kehilangan keturunan," kata dokter hewan senior Audubon, Dr Robert MacLean.

Kelahiran anak Tumani merupakan bayi gorila yang pertama di kebun binatang Orleans dalam 24 tahun. Pihak kebun binatang pun merayakannya dengan meriah.

Bahkan ada penyelenggaraan baby shower virtual dan pemberian berbagai hadiah dalam menyambut kelahiran anak Tumani. CEO Audubon Nature Institute mengatakan lahirnya bayi gorila juga merupakan optimisme baru di kebun binatang yang telah kehilangan sekitar $21 juta atau sekitar Rp 314,6 juta pada awal pekan.

Menurut World Wildlife Fund gorila dataran rendah memiliki ukuran tubuh yang lebih kecil dari subspesies lainnya. Mereka kira-kira memiliki tinggi 4 hingga 5,5 kaki sedangkan beratnya mencapai sekitar 440 pound.

Gorila masuk ke dalam daftar hewan yang terancam punah dan menderita di alam liar akibat perburuan dan juga virus Ebola. Menurut para ahli kedua hal itu yang menghancurkan populasi primata di Afrika Barat.



Simak Video "Bawa Tembakau Gorila, 5 Pelajar SMA di Makassar Ditangkap"
[Gambas:Video 20detik]
(elk/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA