Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 21 Sep 2020 12:16 WIB

TRAVEL NEWS

Film Mulan Dikritik Soal Uighur, Disney pun Bersuara

Wahyu Setyo Widodo
detikTravel
Film Disney Mulan Tuai Kritik atas Isu Uighur dan Hong Kong
Foto: Ilustrasi film Mulan (DW News)
Xinjiang -

Film Mulan mendapat kritikan keras terkait suku Uighur. Pihak Disney pun menanggapi. Mereka mengatakan syuting film dilakukan tak hanya di China, tapi juga Selandia Baru.

Film Mulan yang belum lama ini rilis, dihujat terkait pelanggaran HAM terhadap suku Uighur di China. Dalam kredit di akhir film tersebut, pihak Disney mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Xinjiang, China.

Sontak hal tersebut mendapat kritikan keras dari para aktivis HAM. Seperti diketahui, pemerintah Xinjiang diduga telah melakukan tindakan represif terhadap suku Uighur yang mayoritas beragama Islam.

Terkait hal tersebut, pihak Disney pun memberikan penjelasan. Kepala urusan Finansial Disney, Christine McCarthy, menjelaskan bahwa hampir semua proses syuting Mulan dilakukan di Selandia Baru.

"Untuk menggambarkan secara akurat lanskap dan geografi unik China untuk drama ini, kami melakukan syuting pemandangan di 20 lokasi berbeda di China dan Selandia Baru," ujar McCarthy dikutip dari CNN, Senin (21/9/2020).


Agar bisa syuting di lokasi tersebut, tim produksi tentu harus mendapatkan izin dari pemerintah setempat. Jadi wajar bila mereka mengucapkan terima kasih kepada pemerintah setempat.

"Jadi, dalam kredit film kami, dicantumkan lokasi-lokasi di China dan Selandia Baru. Saya hanya akan mengatakan itu, tapi itu saja sudah menimbulkan banyak masalah bagi kami," imbuhnya.


Tercatat ada setidaknya 8 entitas pemerintah Xinjiang yang mendapat ucapan Terima Kasih Khusus dari Disney. Salah satunya adalah biro humas Kota Turpan, kota di mana banyak suku Uighur ditahan dalam kamp-kamp konsentrasi.

Tim produksi Mulan juga kedapatan mengucapkan terima kasih kepada Departemen Publisitas Komite Daerah Otonomi Uighur Xinjiang, yang merupakan Badan Partai Komunis China, sekaligus penanggung jawab upaya propaganda negara di wilayah tersebut.



Simak Video "Pelanggan Disney+ Bisa Akses 'Mulan' Gratis di Bulan Desember"
[Gambas:Video 20detik]
(wsw/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA