Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 25 Sep 2020 10:19 WIB

TRAVEL NEWS

Tak Ada Keramaian Tahun Baru di New York Times Square

Syanti Mustika
detikTravel
NEW YORK, NY - MARCH 22: Times Square stands mostly empty as  as much of the city is void of cars and pedestrians over fears of spreading the coronavirus on March 22, 2020 in New York City. Across the country schools, businesses and places of work have either been shut down or are restricting hours of operation as health officials try to slow the spread of COVID-19. (Photo by Spencer Platt/Getty Images)
Foto: Getty Images/Spencer Platt
New York -

New York Times Square merupakan salah satu tempat favorit menunggu pergantian tahun baru di dunia. Suasana pergantian tahun di tempat ini selalu menarik dan mendebarkan. Namun untuk tahun ini berbeda, tak akan ada lagi perayaan.

Diberitakan Fox News, Jumat (25/9/2020) malam Tahun Baru di New York Times Square untuk tahun ini akan berbeda. Tidak ada lagi perayaan akbar serta keramaian yang memadati di penghujung tahun.

Tentu saja karena pandemi Corona yang melanda dunia. Terpaksa tahun ini perayaan dilakukan secara virtual saja di rumah.

Dalam pernyataannya, Presiden Aliansi Times Square Tim Tompkins mengatakan acara tersebut akan berjalan secara virtual dan mereka tidak akan menjadi tuan rumah bagi kerumunan orang yang bersuka ria seperti biasanya. Namun acara akan dilakukan mencakup elemen kecil dimana hanya 'orang-orang pilihan' yang akan berada di Times Square saat pergantian tahun.

"Satu hal yang tidak akan pernah berubah adalah detak waktu dan datangnya Tahun Baru pada tengah malam tanggal 31 Desember. Tapi tahun ini akan ada penawaran virtual, visual dan digital yang secara signifikan baru dan ditingkatkan untuk melengkapi hiburan atau pengalaman live tidak terbatas. Ini masih dalam pengembangan dan akan berlangsung di Times Square," kata Tompkins.

Dia kembali menegaskan bahwa setiap acara langsung yang berlangsung akan tersedia secara virtual. Karena adanya pandemi membuat orang takut untuk berkumpul. Dengan adanya virtual ini Tahun Baru tetap bisa dirayakan secara virtual dan simbolis bersama orang terkasih di rumah.

"Tidak perlu kita ingatkan apa yang paling dominan di tahun ini, yaitu virus Corona dan sejumlah krisis rasial, ekonomi dan iklim," jelas Tompkins.

"Melalui sejumlah tamu terhormat yang terbatas, kami akan mencatat dimana kami berada. Namun yang lebih penting, kami menghormati dan merayakan semangat berani dan kreatif yang telah membantu kami melewati masa-masa menantang ini menuju Tahun Baru. Detail lebih lanjut nanti akan kami sampaikan lagi," tutup Tompkins.

(sym/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA