Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 02 Okt 2020 16:41 WIB

TRAVEL NEWS

Pemkab Sukabumi Percepat Bangun Gerbang Geopark Senilai Rp 940 Juta

Syahdan Alamsyah
detikTravel
Geopark Ciletuh Pelabuhanratu
Geopark Ciletuh Pelabuhanratu (Syahdan Alamsyah/detikTravel)
Sukabumi -

Pemerintah Kabupaten Sukabumi mulai konsentrasi menghadapi penilaian ulang UNESCO status Geopark Ciletuh Palabuhanratu. Pertama, anggaran Rp 940 juta disiapkan untuk pembuatan gerbang masuk ke kawasan itu.

Nilai itu bahkan dianggap tidak cukup, karena anggaran nyaris mendekati Rp 1 miliar itu hanya akan dipakai untuk melakukan pekerjaan awal proyek seperti cut and fill karena posisi gerbang disebut-sebut berada di area bukit. Rencananya selain gerbang, nantinya akan dibuat taman di kawasan tersebut.

"Bukan gerbang saja, kita ada tamannya juga ada cut and fill, biaya itupun untuk masuk ke gerbang saja belum cukup. Hanya struktur saja, itu artinya bukan ke struktur gapuranya. Kita kan ada Cut and Fill jadi bukit di cut kemudian fill ke tanah yang lebih landai jadi di ratain dulu," kata Dedi Hidayat PPTK pada program tersebut kepada detikcom, Jumat (2/10/2020).

Saat ini, pengadaan gerbang Geopark Ciletuh Pelabuhanratu itu bernilai Rp 940 juta itu masih dalam tahapan tender. Dilihat di LPSE Kabupaten Sukabumi paket tersebut berada di satuan kerja Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Sukabumi. Nilai itu merupakan nilai pagu paket dalam tender.

"Ini kita (dengan nilai itu) hanya konstruksi ke TPT cor beton sekarang sama saluran dengan HPS 940 juta. Masih tahap lelang sekarang. Mungkin untuk kontruksi di tahun sekarang, untuk kontruksi yang kita sebut tadi (tapi) bukan kaitan masuk ke gapuranya. Lebih ke pembukaan cut and fill dulu perataan bukit dulu," Dedi menambahkan.

Kadis Perkim Dedi Chardiman membenarkan soal program itu, menurutnya nilai itu sudah sesuai dengan regulasi harga dan sebagainya. Bahkan program tersebut masuk kepada kegiatan strategis.

"Kan itu kita menyusun dokumen perencanaan sesuai dengan regulasi harga dan sebagainya. Namun, itu itu bagian dari kegiatan strategis, karena menjelang penilaian CPUGG (Ciletuh Palabuhanratu UNESCO Global Geopark) pada April tahun depan. Karena orang akan tahu manakala ada gerbang yang masuk ke kawasan Geopark Ciletuh Palabuhanratu. Itu juga kita kebut (pembangunannya)," Dedi Chardiman menjelaskan.



Simak Video "Pedagang Pasar Tradisional Purwakarta Menolak Keras PPN Sembako"
[Gambas:Video 20detik]
(fem/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA