Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 12 Okt 2020 05:01 WIB

TRAVEL NEWS

Anies Baswedan Terapkan PSBB Transisi, Tempat Wisata dan Bioskop Buka Lagi

Femi Diah
detikTravel
Taman Margsatwa Ragunan (TMR) kembali dibuka di masa PSBB transisi. Meski tidak seramai sebelum pandemi Corona, warga mulai berdatangan ke lokasi.
Wisata Jakarta termasuk Taman Margasatwa Ragunan uka lagi saat PSBB Transisi. (Grandyos Zafna/detikFOTO)
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menerapkan PSBB transisi. Tempat wisata, termasuk wisata air, dan bioskop buka lagi.

Mulai 12 Oktober 2020, DKI memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Masa Transisi. Wisata Jakarta pun bisa menggeliat lagi.

Ya, tempat wisata Jakarta diizinkan untuk beroperasi lagi asalkan menerapkan protokol kesehatan COVID-19.

Merujuk dokumen PSBB Transisi DKI Jakarta, tempat rekreasi atau pariwisata seperti Ancol, Taman Mini, dan Ragunan, diizinkan buka lagi. Syaratnya, jam operasional mulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan dan maksimal pengunjung 25 persen.

Selain itu, wisata Tirta (wisata dan olahraga alam air) juga diperbolehkan beroperasi. Itu mulai 12 Oktober, dengan jam operasional start pukul 06.00 WIB sampai 17.00 WIB.

Selian itu, tempat wisata dan olahraga air harus memenuhi aturan kuota maksimal 25 persen dari kapasitas, mengatur jaga jarak minimal 1 meter pada setiap wahana, dan mengatur jaga jarak minimal 1 meter pada kegiatan yang dilaksanakan di dalam air.

Sama seperti tempat rekreasi lain, wisatawan di wisata air juga wajib untuk membeli tiket tempat wisata Jakarta secara online, usia pengunjung dibatasi. Yakni, mereka yang berumur kurang dari 9 tahun dan di atas 60 tahun dilarang masuk.

Kawasan tempat wisata juga diminta untuk melakukan pembatasan jumlah pengunjung wahana dan transportasi keliling.

Bioskop yang ditutup selama tujuh bulan karena COVID-19, akhirnya dibuka lagi. Syaratnya, kapasitas penonton maksimal 25 persen. Kemudian, pengaturan tempat duduk harus dibuat berjarak minimal 1,5 meter.

Selain itu, di dalam bioskop pengunjung yang datang dilarang untuk lalu lalang ataupun berpindah tempat duduk. Yang tak kalah penting petugas bioskop juga wajib mengenakan masker, face shield, dan sarung tangan.

Kemudian, dalam protokol kesehatan umum, pengelola juga wajib untuk mendata pengunjung yang datang. Pengelola tempat wisata Jakarta harus menyediakan pencatatan pengunjung macam buku tamu, bisa juga dengan menggunakan teknologi digital.



Simak Video "Syarat Kapasitas Bioskop Bisa Naik Jadi 50%"
[Gambas:Video 20detik]
(fem/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA