Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 25 Okt 2020 08:14 WIB

TRAVEL NEWS

Es di Antarktika Mencair, Muncul Mumi Penguin

Bonauli
detikTravel
mumi penguin di antartika
Mumi penguin di Antarktika (Steven Emslie)
Antarktika -

Penemuan mengejutkan di Antarktika. Mumi penguin berusia 800 tahun ditemukan setelah es mencair!

Dilansir detikTravel dari berbagai sumber, seorang ahli Ornitologi (cabang zoologi yang mempelajari burung) bernama Steven Emslie dari Universitas North Carolina, sedang melakukan ekspedisi di kawasan Cape Irizar, Laut Ross, Antarktika. Dia sudah melakukan ekspedisinya sejak tahun 2016.

Emslie mengatakan, dia melakukan penelitian di sana karena adanya laporan mengenai sisa-sisa makhluk hidup seperti penguin dan burung yang terbenam dalam es.

Baru-baru ini, dia pun menemukan mumi penguin yang berusia 800 tahun.

"Selama bertahun-tahun saya melakukan penelitian di Antarktika, saya belum pernah melihat situs seperti ini," kata Emslie.

Seratus tahun yang lalu, peneliti bernama Robert Falcon Scott dan Ernest Shackleton sudah lebih dulu menjelajah di sana. Emslie mengatakan bahwa ia tak berharap banyak untuk menemukan sebuah situs karena sudah ada banyak referensi tentang tempat tersebut.

Emslie tiba di lokasi situs dan menemukan noda guano putih bercak di permukaan tanah dan banyak tulang ayam yang lepas. Setelah penyelidikan lebih lanjut, ditemukan pula bangkai ayam dengan bulu yang terlepas serta mumi utuh.

"Wow, ini koloni penguin yang bahkan Shackleton tidak tahu," lanjutnya.

Emslie menambahkan bahwa situs ini pasti telah tertutup salju dan es segera seyelah koloni penguin terakhir ditinggalkan. Es menjaga permukaan tanah tetap sama selama berabad-abad sampai terungkap kembali oleh pencairan salju baru-baru ini.

"Situs ini pasti memiliki akses pantai yang dibuka tutup berulang kali dengan mengubah kondisi lautan es dari waktu ke waktu. Sehingga terkadang pantai terbuka bagi penguin untuk menjajah situs ini, kemudian ditinggalkan saat musim panas," jelasnya.

Setelah dianalisa, sisa karbon menunjukkan bahwa situs tersebut ditempati setidaknya 3 kali di masa lalu. Perkiraan dimulai 5.000 tahun yang lalu, kemudian 3.000-4.000 tahun yang lalu saat Antarktika mulai menghangat ada koloni lain yang kemungkinan tinggal di sana. Koloni terakhir pada 1.200-800 tahun yang lalu.

"Koloni penguin akan kembali dalam waktu yang tidak terlalu lama karena adanya pemanasan global. Sehingga memecah es laut di sepanjang laut setiap awal musim panas. Ini menjadi akses awal pantai perairan terbuka yang dibutuhkan penguin dan kembali ke sini," pungkasnya.



Simak Video "Pemanasan Global, Lapisan Es Greenland dan Antartika Menipis Drastis"
[Gambas:Video 20detik]
(bnl/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA