Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 25 Okt 2020 14:09 WIB

TRAVEL NEWS

Sekarang Saatnya India Aman Untuk Turis Wanita

Bonauli
detikTravel
Taj Mahal di India
Sekarang Saatnya India Aman Untuk Turis Wanita ((Bagus Prihantoro Nugroho/detikTravel)
Jakarta -

Jika pandemi Corona selesai, dunia pariwisata akan pulih kembali. India sudah ambil ancang-ancang, salah satunya siap membuat turis wanita merasa aman.

Pandemi virus Corona memukul telak dunia pariwisata. Hotel-hotel lumpuh, sektor penerbangan sampai gulung tikar, dan lain sebagainya.

Dunia pariwisata bakal kembali pulih jika pandemi ini selesai. Tentu salah satunya, jika sudah ditemukan vaksin penangkal virusnya.

Maka kini, India melakukan ancang-ancang untuk menyambut pulihnya dunia pariwisata. Supaya turis mau lagi datang ke India, beberapa gagasan dibuat. Salah satunya, membuat India yang aman untuk turis wanita.

"Kali ini adalah kesempatan untuk menjadikan India tempat teraman bagi para pelancong, terutama wanita," terang Amitabh Kant, CEO NITI Aayog yang merupakan lembaga pengambil kebijakan pemerintah India, seperti dilansir CNBC18.

Soal keamanan wanita memang jadi sorotan internasional. Thomson Reuters Foundation, suatu badan survei dunia mencatat pelecehan seksual sampai pemerkosaan di Negeri Bollywood itu sebagai salah satu yang terparah di dunia.

Lihat saja data dari Biro Nasional Pencatatan Kasus Kriminal India. Kasus pemerkosaan di India meningkat dari 20 ribu kasus di tahun 2018 menjadi 35 ribu di tahun 2016.

Ada Apa di Balik Masalah Pemerkosaan di India?Warga protes Pemerkosaan di India (Reuters)

Kembali ke Amitabh Kant, pemerintah India diharapkan bisa memperberat hukuman kepada pelaku pemerkosaan dan pelecehan seksual. Supaya, banyak turis wanita bisa melancong ke India.

"Saatnya membangun protokol dan pedoman yang baik," tegasnya.

"Kemudian harus merangkul komunitas lokal, membuat infrastruktur kelas dunia dan menjadikan masyarakat sebagai bagian dari proses pertumbuhan pariwisata," pungkas Amitabh Kant.

Soal aturan pidana bagi pelaku pemerkosaan di India, dilansir dari BBC, yakni menerapkan hukuman mati untuk pelaku yang mengulangi pemerkosaan.

Pemerkosa yang menyebabkan korbannya jatuh koma termasuk orang yang dapat dipidana mati.

Pemerintah India juga memperluas definisi pemerkosaan. Tidak adanya bukti fisik perlawanan bukan berarti pemerkosaan tidak terjadi.



Simak Video "Gadis 19 Tahun Meninggal Diperkosa 4 Pria Picu Protes di India"
[Gambas:Video 20detik]
(bnl/bnl)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA