Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 16 Okt 2020 22:41 WIB

TRAVEL NEWS

Taj Mahal Buka, Eh Langsung Tercemar Gas Beracun

Bonauli
detikTravel
India masih berada di posisi kedua setelah AS dengan jumlah kasus Corona terbanyak. Namun, pemerintah malah memperbolehkan warganya untuk mengunjungi Taj Mahal.
Taj Mahal (AP/Pawan Sharma)
Agra -

Taj Mahal akhirnya membuka pintu untuk wisatawan. Begitu dibuka, bangunan yang masuk daftar salah satu keajaiban dunia itu malah sepi dan tercemar.

Taj Mahal dibuka lagi pada tanggal 21 September 2020 setelah rehat sekitar tujuh bulan. Tapi baru dibuka beberapa hari, Taj Mahal dikelilingi dengan debu dan gas beracun.

Rupanya, itu disebabkan oleh pekerjaan konstruksi yang sedang dilakukan di area sekitarnya, seperti dikutip dari Hindustan Times.

Sejatinya fakta itu tidak mengagetkan, karena Agra adalah kota kesembilan paling tercemar di India. Ada begitu banyak polusi dari pekerjaan konstruksi yang membuat masalah pernapasan.

"Kota ini dalam kondisi yang mengerikan karena polusi udara yang meningkat. Orang-orang menghadapi masalah pernapasan yang parah, tetapi pemerintah tidak memperhatikan situasi tersebut. Ada debu yang masuk ke tubuh manusia dan merusak monumen," ujar Ashish Singh, penduduk setempat.

Syeed Muunwar Ali, ketua Komite Keamanan Peringatan Nasional, mengatakan bahwa pemerintah berencana untuk mengurangi polusi dan kerusakan Taj Mahal yang meningkat.

"Kami telah memulai penggerak perkebunan di seluruh Agra untuk menghasilkan oksigen di udara dan menurunkan tingkat polusi. Kami telah menginstruksikan semua lokasi konstruksi agar mengurangi debu dan kotoran yang berasal dari situs tersebut," katanya.

Agra, India - September 21, 2015: Muslim tourists posing for a photograph in one of the two grand red sandstone buildings that mirror each other, and face the sides of the tomb of Taj Mahal Agra India This one is a mosqueTaj Mahal Foto: (iStock)

Selain itu, Taj Mahal juga akan didukung dengan 100 bus elektronik. Bus-bus ini akan dikendarai dalam radius 20 meter dari monumen tersebut.

"Bus-bus ini dijamin ramah lingkungan. Sehingga tidak mengeluarkan gas berbahaya dan melindungi marmer putih dari penyusutan akibat polutan," dia menjelaskan.

Pembukaan kembali Taj Mahal terbatas hanya untuk 5.000 pengunjung per hari demi menekan penyebaran COVID-19. Pambatasan itu pun cukup signifikan, mengingat dahulu Taj Mahal bisa dikunjungi sekitar 70 ribu wisatawan per hari.

Buka kembali sejak pukul 08.00 pagi ini waktu setempat, keseluruhan area Taj Mahal telah lebih dulu disemprot desinfektan. Semua staff juga diwajibkan memakai masker dan pelindung wajah.



Simak Video "Kasus Corona Masih Tinggi, India Berniat Buka Wisata Taj Mahal"
[Gambas:Video 20detik]
(bnl/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA