Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 04 Nov 2020 12:48 WIB

TRAVEL NEWS

Selamat! Karimunjawa Masuk Cagar Biosfer Baru UNESCO

Dian Utoro Aji
detikTravel
Karimunjawa
Karimunjawa jadi cagar biosfer UNESCO (Dian Utoro Aji/detikcom)
Jepara -

Pulau Karimunjawa ditetapkan oleh UNESCO sebagai cagar biosfer baru Indonesia!

Karimunjawa, Jepara, Jawa Tengah, menjadi salah satu dari tiga cagar biosfer di Indonesia, yaitu Cagar Biosfer Bunaken Tangkoko Minahasa dan Cagar Biosfer Merapi Merbabu.

"Akhir Oktober, harusnya Februari. Mungkin ada COVID-19, dan harusnya penyerahannya di Nigeria, tetapi Corona baru kemarin, penyerahan dilakukan secara virtual," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jepara, Farikah Elida kepada detikcom lewat sambungan telepon, Rabu (4/11/2020).

Elida mengatakan penetapan itu sebelumnya melalui sidang ke 32 ICC MAB UNESCO tahun 2020. Sidang itu juga menetapkan 24 cagar biosfer baru lainnya dari berbagai belahan dunia. Sedangkan di Indonesia ada tiga cagar biosfer. Kata dia Karimunjawa sudah diajukan sejak tahun 2017 silam.

"Pengajuan ini sudah sejak tahun 2017 lalu. Pengajuan proposal cagar biosfer dibantu oleh LIPI Prof. Purwanto," kata Elida.

Beberapa tahun dirinya menyiapkan proposal. Pada tahun menyiapkan data dan konferemasi ke LIPI. Tahun kedua bersama dengan LIPI mempresentasikan di hadapan Provinsi Jawa Tengah.

KarimunjawaKarimunjawa Foto: (Dian Utoro Aji/detikcom)

"Saya dibantu proposal, kami berdiskusi panjang lebar. Data yang diperlukan kita serahkan semuanya. Dan data itu banyak sekali. Itu tiga tahun, sekitar 2,5 tahun lah proses datanya," sambung dia.

Ada sejumlah data dibutuhkan untuk mengusulkan wilayah Karimunjawa menjadi cagar biosfer baru di Indonesia. Di antaranya terkait dengan topografi, RTRW, hingga demografinya. Menurutnya di Karimunjawa memilik luasan cagar biosfer 746.412,54 ha.

"Berbagai macam data itu, di antaranya data topografi, RTRW, demografi hingga tata letak," ujar dia.

Elida pun menamai tidak hanya Karimunjawa, melainkan Karimunjawa Jepara Muria. Itu dinilai sebagai jurus jitu untuk mengenalkan potensi wisata Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, yang memiliki Pulau Karimunjawa dan Gunung Muria.

"Memang Jepara ini unik, punya laut dan juga gunung. Gunungnya gunung muria. Kalau Karimunjawa itu kan salah satu kecamatan, kemudian kalau dunia Internasional Karimunjawa kan tidak pernah ada kaitannya sama Jepara. Makanya dinamai Karimunjawa Jepara Muria, bahwa itu (Karimunjawa) di Jepara, Gunung Muria di Jepara, kemudian dinamai dengan Karimunjawa Jepara Muria," kata Elida.

"Walaupun, lokasinya di Karimunjawa, kami mengenalkan Jepara nasional dan Internasional," ujar dia.

Atas penetapan tersebut pun pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemkab Jepara. Selain itu juga warga yang berada di kawasan Pulau Karimunjawa.

"Waktu dekat kita akan kembali rapat dengan LIPI atas tindak lanjut penetapan Karimunjawa menjadi cagar biosfer oleh UNESCO," kata Elida.



Simak Video "Keindahan Terumbu Karang Bawah Air Pulau Menjangan Kecil Karimunjawa Jepara Jawa Tengah"
[Gambas:Video 20detik]
(bnl/bnl)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA