Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 05 Nov 2020 06:11 WIB

TRAVEL NEWS

Desa Wisata yang Dulunya Sepi, Karena Pandemi Malah Jadi Ramai

Bonauli
detikTravel
A high school teacher checks the temperature of a student on the first day after being reopened following restrictions to halt the spread of the COVID-19 coronavirus in Kuala Lumpur on June 24, 2020. (Photo by Mohd RASFAN / AFP)
Ilustrasi wisatawan domestik Malaysia (Foto: AFP/MOHD RASFAN)
Kubang Kerian -

Kini banyak tempat wisata yang sepi karena pandemi virus. Tapi tidak dengan yang satu ini, desa wisata ini justru ramai.https://www.detik.com/tag/desa-wisata

Dikutip dari The Star, tempat ini bernama Desa Kampung Pulau Tengah, terletak di Kubang Kerian, Malaysia. Dulu desa bisa dibilang sepi pengunjung. Hanya penduduk desa dan aktivitas mereka yang membuat tempat tersebut hidup.

Namun karena adanya Movement Control Order (MCO) untuk tidak pergi ke luar negeri, pelan-pelan ada wisatawan domestik yang datang desa wisata ini. Sadar kalau tempat ini memiliki suasana tenang dan alam yang indah, desa wisata ini mulai mengalami ledakan kunjungan.

Ekowisata menjadi suguhan dari Desa Kampung Pulau Tengah ini. Wisatawan bisa tinggal bersama dengan warga desa dan merasakan langsung kehidupan di sana.

"Kini keindahannya menjadi viral di kalangan wisatawan lokal," ujar Mohd Hishammudim Ghazali, anggota panitia desa.

Belakangan, akhir pekan menjadi waktu favorit wisatawan untuk datang ke sini. Desa wisata ini bisa kedatangan lebih dari 500 orang selama akhir pekan.

"Banyak wisatawan lokal yang berbondong-bondong datang. Desa ini jadi lebih populer dan membantu meningkatkan mata pencaharian penduduk desa," ujar dia.

[Gambas:Instagram]

Wisawatan akan diajak untuk menyusuri sungai sepanjang 3 km dengan perahu menuju Kampung Pulau Melaka dan 3 desa lainnya. Wisawatan tak hanya menikmati alam tapi juga mengamati aktivitas masyarakat di desa-desa tersebut.

"Tarifnya 10-15 ringgit (Rp 35-40 ribu), satu perahu untuk 6 orang," dia menjelaskan.

Saat ini Kampung Pulau Tengah memiliki tiga perahu saja. Dengan meningkatnya jumlah wisatawan, warga desa berniat untuk menambah jumlah perahu.

"Hutan di sini terjaga dengan baik, sehingga wisatawan bisa melihat lebih dalam ke alam di Kampung Pulau Tengah. Mereka bisa menyaksikan kunang-kunang saat mengarungi sungai di bawah sinar rembulan," lanjutnya.

Kampung Pulau Tengah mulai buka mulai pukul 10.00-18.30 waktu setempat. Karena ramainya, pedagang desa bisa mendapat penghasilan sampai 1.000 ringgit sehari atau sekitar Rp 3 jutaan.



Simak Video "Malaysia Lockdown, Pasar Ramadhan hingga Sekolah Ditutup"
[Gambas:Video 20detik]
(bnl/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA