Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 09 Nov 2020 05:02 WIB

TRAVEL NEWS

Inggris Lockdown Lagi, Warga yang Liburan Didenda Rp 3 Jutaan

Bonauli
detikTravel
Back view of tourists couple wearing winter clothes looking at Big Ben and London Eye in the evening.
Ilustrasi warga Inggri (iStock)
London -

Inggris lockdown untuk kedua kalinya. Buat warga yang kabur dengan alasan liburan tentu saja akan kena denda.

Dilansir dari Mirror, lockdown kedua ini kira-kira akan berlangsung sampai 2 Desember 2020. Selama lockdown, semua warga harus diam di rumah kembali.

Lockdown ini juga berarti adanya pembatasan termasuk perjalanan internasional. Tapi, khusus untuk tujuan kerja atau pendidikan masih diperbolehkan.

Warga Inggris sebelumnya sudah sempat liburan. Kepulauan Yunani dan Kepulauan Canary jadi tujuan yang disebut aman untuk warga Inggris. Tapi kini Yunani saja sudah kembali lockdown.

Di fase lockdown kedua ini, semua warga diminta untuk membatalkan semua perjalanan internasional. Jika ada yang kedapatan nekad liburan di tengah lockdown, denda uang jadi sanksinya.

Pemerintah akan memberikan denda mulai dari 200 pound sterling atau sekitar Rp 3,7 juta untuk warga yang melanggar aturan. Kalau diulangi lagi, maka dendanya akan terus berlipat hingga 6.400 pound sterling atau Rp 119 jutaan. Wih!

"Jika Anda tinggal di Inggris, Anda tidak dapat berpergian ke luar negeri atau di Inggris kecuali untuk pekerjaan, pendidikan atau alasan lain yang diizinkan secara hukum dan Anda harus berusaha mengurangi jumlah perjalanan yang Anda lakukan," ujar surat pernyataan dari Pemerintah Inggris.

Pembatasan ini disebut sebagai pukulan kedua bagi wisatawan yang ingin liburan dan pelaku usaha. Imbasnya, Maskapai TUI mengumumkan bahwa mereka akan membatalkan semua penerbangan dan liburan dari Inggris dan Wales hingga 2 Desember.

Sementara itu, Jet2Holidays mengumumkan pembatalan untuk destinasi Kepulauan Canary. Maskapai EasyJet juga mengungkapkan bahwa secara drastis jadwal mereka berkurang, sama halnya dengan British Airways.



Simak Video "Lockdown Terbatas di Inggris Diperpanjang Imbas Covid-19 Varian Delta"
[Gambas:Video 20detik]
(bnl/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA