Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 14 Nov 2020 17:20 WIB

TRAVEL NEWS

Viral Ngevlog di Lawang Sewu Bayar Jutaan per Jam, Pengelola Minta Maaf

Lawang Sewu
Ilustrasi Lawang Sewu di Semarang (Alifah Melinda/d'Traveler)

Sudah sesuai SOP

Ia menjelaskan sesuai aturan atau Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku di Gedung Bersejarah Lawang Sewu, jika pengunjung ingin melakukan photo shoot atau rekaman video untuk kegiatan yang bersifat komersial seperti shooting film dan shooting iklan, maka akan dikenakan biaya penggunaan area pengambilan video/shooting, yaitu senilai Rp 3.500.000 per jam (belum termasuk PPN 10%).

"Mungkin pemahaman (petugas yang berkomunikasi dengan youtuber), pengambilan video seolah sama. Padahal yang dimaksud yang sifatnya menggunakan peralatan khusus," tegasnya.

Totok juga memantau video viral soal itu dan sempat membaca komentar yang menanyakan terkait aliran uang yang dibayar. Ia menegaskan pengunjung yang hendak melakukan pengambilan gambar khusus dengan membayar agar menghubungi pengelola langsung, karena biasanya pembayaran melalui transfer untuk mengantisipasi kecurangan.

"Membayar menggunakan saluran resmi. Kalau misal ada yang meminta langsung (biaya) terus diberi pengunjung itu oknum. Laporkan saja ke pengelola, jadi tidak usah khawatir. Di komentar kan seolah diragukan pendapatan masuk mana. Pengelolaan, kita ini ada prosedur SOP setiap tahun diaudit, oleh kantor akuntan publik terus diaudit BPK. Banyak yang mengawasi," jelas Totok.

Halaman
1 2 Tampilkan Semua

(rdy/rdy)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA