Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 20 Nov 2020 14:02 WIB

TRAVEL NEWS

Zona Merah Tambah Lagi, Terbanyak di Jawa Tengah dan Jawa Barat

Dadan Kuswaraharja
detikTravel
DKI Jakarta ternyata sudah bebas dari zona merah pandemi COVID-19, seiring dengan tingginya kasus kesembuhan yang melampaui kasus baru.
DKI Jakarta berada di zona oranye. Foto: Grandyos Zafna/detikcom
Jakarta -

Satgas Penangangan COVID-19 memperbarui peta risiko atau zonasi COVID-19. Jumlah daerah yang masuk zona merah bertambah 1 daerah menjadi 28 kabupaten/kota per 15 November.

Melihat situs resmi covid19.go.id, penambahan terjadi karena ada 17 kota yang berpindah zona dari risiko sedang menjadi risiko tinggi atau zona merah. Sementara dari risiko tinggi ke sedang ada 16 kota, jadi secara keseluruhan ada penambahan 1 daerah menjadi 28 kabupaten/kota.

Daerah di Jawa Tengah dan Jawa Barat merupakan daerah dengan zona merah terbanyak kali ini. Kedua provinsi ini mencatatkan kenaikan kasus tertinggi di Indonesia. Jawa Tengah naik 71,0% (3.347 vs 5.724) sedangkan Jawa Barat naik 24,8% (3.524 vs 4.399).

Berikut 28 daerah yang masuk zona merah per 15 November 2020:

1. Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara
2. Kota Payakumbuh, Sumatera Barat
3. Kota Bandar Lampung, Lampung
4. Pesawaran, Lampung
5. Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau
6. Kota Cilegon, Banten
7. Kota Bekasi, Jawa Barat
8. Kota Cimahi, Jawa Barat
9. Karawang, Jawa Barat
10. Purwakarta, Jawa Barat
11. Tasikmalaya, Jawa Barat
12. Bekasi, Jawa Barat
13. Bandung, Jawa Barat
14. Pemalang, Jawa Tengah
15. Tegal, Jawa Tengah
16. Kota Tegal, Jawa Tengah
17. Sukoharjo, Jawa Tengah
18. Sragen, Jawa Tengah
19. Pati, Jawa Tengah
20. Boyolali, Jawa Tengah
21. Kendal, Jawa Tengah
22. Brebes, Jawa Tengah
23. Banjarnegara, Jawa Tengah
24. Lumajang, Jawa Timur
25. Kota Kupang, NTT
26. Barito Timur, Kalimantan Tengah
27. Kutai Timur, Kalimantan Timur
28. Kutai Kertangera, Kalimantan Timur

Kasus Aktif

Sementara itu jumlah kasus aktif di Indonesia per 19 November 2020 berada di angka 61.306 kasus atau 12,67%. Angka ini masih lebih rendah dari rata-rata dunia sebesar 28,02%. Sedangkan penambahan kasus positif sebanyak 4.798 kasus.

Jumlah kasus sembuh sebanyak 406.612 atau 84% dibandingkan rata-rata dunia 69,58%. Untuk jumlah pasien meninggal 15.600 kasus atau 3,2% dibandingkan rata-rata dunia 2,39%.

Melihat perkembangan kasus aktif di Indonesia pekan ini, mengalami perkembangan kearah yang signifikan membaik. Dari 514 kabupaten/kota di Indonesia, 319 kabupaten/kota atau 61,8% memiliki kasus aktif kurang dari 50 kasus.

"Ini artinya sebagian besar wilayah di Indonesia memiliki kasus aktif yang tinggal sedikit," ungkap Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito saat memberi keterangan pers perkembangan penanganan Covid-19 di Kantor Presiden.

Pada 319 kabupaten/kota ini diminta terus tingkatkan penanganan Covid-19 dan kualitas pelayanan kesehatannya. Agar kasus aktifnya dapat terus berkurang bahkan tidak ada kasus aktif sama sekali. Selain itu dalam perkembangan mingguan, terlihat tren pengurangan jumlah kabupaten/kota yang memiliki kasus aktif lebih dari 1.000 kasus Corona.



Simak Video "Purwakarta Kembali Zona Merah"
[Gambas:Video 20detik]
(ddn/pin)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA