Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 20 Nov 2020 20:44 WIB

TRAVEL NEWS

Perang Dunia II: Sejarah, Dampak dan Akhirnya

Puti Yasmin
detikTravel
2 September 75 tahun silam, Jepang tandatangani surat resmi penyerahan diri di kapal perang AS, USS Missouri. Momen itu jadi penanda berakhirnya Perang Dunia II
Foto: AP Photo/Max Desfor, File./Perang Dunia II: Sejarah, Dampak dan Akhirnya
Jakarta -

Perang Dunia II adalah perang yang terjadi di tahun 1939-1945 dan lebih besar dibandingkan dengan Perang Dunia I. Selain itu, perang tersebut memberikan cakupan atau dampak yang lebih besar juga.

Ada dua kelompok yang terlibat dalam Perang Dunia II, yakni blok sekutu yang berisikan Uni Soviet, Inggris, Prancis, China, dan Amerika Serikat dengan blok poros yang beranggotakan Jerman, Jepang, dan Italia.

Rangkuman Sejarah Perang Dunia II:

  • Penyebab Perang Dunia II

Perang Dunia II disebabkan oleh dua faktor, yakni sebab umum dan sebab khusus. Adapun, sebab umum adalah gagalnya Liga Bangsa-bangsa (LBB) dalam menciptakan perdamaian dunia, terjadi malaise, perlombaan senjata antarnegara, dan berkembangnya ideologi totaliter serta ultranasionalisme.

Diketahui ideologi totaliter, yakni seperti Nazisme di Jerman, Fasisme di Italia, dan Komunisme di Rusia. Semua ideologi tersebut memiliki sifat agresif, anti demokrasi, mengultuskan pemimpin, dan bersifat sosialis serta revolusioner.

Selain itu, Jerman dan Italia juga memiliki ideologi ultranasionalisme dengan menganggap negara sendiri lebih baik dibanding dengan negara lain.

Kemudian, sebab khusus Perang Dunia II adalah sebagai bentuk warisan Perang Dunia I yang tidak dapat diselesaikan dengan baik. Khususnya yang berkaitan dengan Jerman melalui Perjanjian Versailles.

Adapun, negara yang tidak puas dengan hasil perjanjian tersebut berusaha bangkit dan melawan negara yang dulu mengalahkannya. Adanya ideologi totaliter Nazi di bawah tokoh Perang Dunia II Adolf Hitler, Jerman memulai perang dengan menyerang Polandia yang dikenal dengan blitzkrieg (serangan kilat).

  • Jalan Sejarah Perang Dunia II

Pemimpin Nazi, Adolf Hitler berusaha memperluas wilayah Jerman agar berhasil keluar dari perjanjian Versailles. Untuk itu, Jerman mulai mempersenjatai diri sendiri guna mencapai tujuannya.

Setelah mendapatkan dukungan dari pengikutnya, Hitler menggabungkan wilayah Austria ke dalam Jerman. Hal itu dilakukan dengan membunuh kanselir Austria sehingga Hitler tidak lagi terikat dengan isi perjanjian perdamaian Versailles.

Negara-negara di Eropa mulai menyadari hal itu, seperti Prancis dan Inggris sehingga melakukan protes. Sebab, hal itu dinilai bisa menimbulkan tindakan agresi di masa yang akan datang.

Namun, tindakan Jerman tidak mendapat balasan dari negara pemenang Perang Dunia I. Bahkan, Inggris mengambil sikap pereda ketegangan dengan membiarkan Jerman, asal tidak menimbulkan perang besar.

Inggris juga menilai tindakan Jerman dapat membendung penyebaran komunisme dari Rusia. Ketika, Hitler menyadari tidak ada yang lagi memperdulikan isi perjanjian Versailles, ia pun menemukan sekutu yang kuat, yakni Mussolini dari Italia.

Mussolini membawa ideologi fasisme dan ultranasionalisme. Ia pun memiliki tujuan yang sama, yakni melakukan ekspansi Italia sehingga mulai melakukan agresi dari Afrika Timur (Somalia) hingga ke Ethiopia.

Sedangkan, di Asia ada Jepang yang telah menginvasi Manchuria dan memutuskan untuk bergabung bersama aliansi dua negara totaliter tersebut. Dalam waktu yang sama, Jerman dan Italia melakukan intervensi terhadap perang saudara di Spanyol untuk mendukung kelompok fasis.

Setelah itu, Hitler menguasai Austria dan juga meminta agar minoritas etnis Jerman di Cekoslowakia Barat diserahkan ke Jerman. Ancaman tersebut pun dihadapi Ceko dan dibantu dengan sekutu mereka, Prancis dan Rusia.

Hanya saja, negara-negara Barat tidak melakukan tindakan apapun. Mereka bahkan menyepakati bahwa etnis Jerman harus diserahkan kembali kepada Jerman sehingga Ceko harus menyerah. Hitler pun menyadari negara-negara Barat bersikap lemah dan meningkatkan sikap agresifnya.

Ceko pun menjadi negara Boneka Jerman. Hitler kembali mempermasalahkan etnis Jerman di Danzig (Polandia). Akibatnya, pemimpin Prancis menyatakan akan berperang jika Hitler menyerang negara tersebut.

1 September 1939, pasukan Jerman pun melakukan penyerangan kepada Polandia dari tiga arah. Dua hari kemudian, Inggris dan Prancis menyatakan perang terhadap Jerman. Akhirnya meletuslah Perang Dunia II.

Polandia dapat dikalahkan dalam waktu empat minggu. Rusia pun mengambil langkah dengan mempertahankan Polandia Timur dan negara-negara Baltik. Adapun, Inggris dan Prancis melakukan serangan di bagian Barat dengan memblokade ekonomi Jerman.

Jerman berhasil menduduki Denmark, Norwegia, dan Belanda. Ia pun memusatkan serangan ke Belgia Selatan guna memotong sistem pertahanan Inggris dan Prancis. Dengan hal itu, Jerman berhasil mengisolasi pasukan Inggris dan menguasai Prancis.

Lambat laun, Jerman semakin banyak melakukan serangan baik melalui darat, laut, hingga udara. Bahkan, pasukan Hitler berhasil membangun imperium yang membentang dari Moskow di Uni Soviet sampai Selat Channel, Inggris di Eropa Barat.

Sementara itu, Jepang juga melakukan serangan terhadap pangkalan militer Amerika Serikat di Pearl Harbour, Hawaii pada 7 Desember 1941. Jerman menyatakan perang terhadap Amerika Serikat. Sekutu pun mulai membentuk aliansi besar atau Grand Alliance yang dipimpin Inggris, Amerika Serikat, dan Uni Soviet.

  • Kesimpulan Perang Dunia II

Perang terus berlanjut. Mussolini sendiri ditumbangkan oleh rakyatnya yang bosan akan peperangan. Namun, ia diselamatkan oleh pasukan Jerman sehingga Italia dikuasi oleh Nazi.

Melalui serangan besar-besaran, akhirnya Jerman dapat ditembus oleh pasukan Sekutu. Pada 6 Juni 1944 pasukan Inggris dan Amerika berhasil mendaratkan pasukan di pantai Normandia. Hal itu pun memukul mundur pasukan Jerman.

Pada April 1945 pasukan Rusia dan Amerika masuk di sungai Elba dan menaklukkan pasukan Nazi Jerman dan berhasil menguasai seluruh Eropa. Hitler memutuskan untuk bunuh diri di bunkernya sehingga 7 Mei 1945 pasukan Jerman menyatakan menyerah terhadap sekutu.

Pemenang Perang Dunia II pun berhasil didapatkan oleh blok sekutu. Akibat dari perang ini sebanyak 50 juta tentara dan warga sipil meninggal dunia.

Dampak Perang Dunia II juga melahirkan Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) yang ditandatangani pada 26 Juni 1945 sebagai organisasi dunia. Dalam penandatanganan tersebut sebanyak 50 negara bergabung untuk memelihara perdamaian dunia.



Simak Video " Inggris Memperingati 102 Tahun Berakhirnya Perang Dunia I"
[Gambas:Video 20detik]
(pay/pal)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA