Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 21 Nov 2020 17:41 WIB

TRAVEL NEWS

Minuman Beralkohol Diwacanakan Dilarang, Ini Suara Sebagian Warga Samosir

Elmy Tasya Khairally
detikTravel
kain ulos batak
Suasana warga Samsoir saat detiktravel berkunjung. (Tasya/detikcom)
Medan -

RUU larangan minuman beralkohol menjadi pro kontra di kalangan masyarakat. Begini tanggapan dari warga Desa Lumban Suhi Suhi Toruan di Samosir.

Berlokasi di Kecamatan Panguruan, Kabupaten Samosir, Sumatra Utara, Desa Lumban Suhi-Suhi Toruan khas akan pembuatan tenun ulos. Kawasan ini pun kedatangan wisatawan lokal maupun asing.

Sekretaris Desa Lumban Suhi-Suhi Toruan, Heson Sidabutar, mengungkapkan bahwa memang pengonsumsi minuman alkohol telah meresahkan wisatawan yang datang ke Samosir. Warga kerap minum berlebihan dan mabuk di tempat yang tidak tepat.

"Jadi, di daerah tempat tujuan wisata yang banyak di Samosir ini sebagian takut orang berwisata karena banyak orang-orang kita yang di sini yg belum mengerti di mana tempat minumnya," kata Heson Sidabutar di Desa Lumban Suhi-Suhi Toruan, Kecamatan Panguruan, Kabupaten Samosir, Sumatra Utara.

Menurut Heson, mereka yang mengkonsumsi alkohol sebaiknya tak sampai mabuk dan membuat keresahan. Dia khawatir itu bakal berdampak pada minat wisatawan yang akan berkunjung ke Samosir.

"Mau kadang kadang di jalan, dia mabuk dia nggak sadar di jalan duduk atau tergeletak gitu, jadi orang yang berwisata kan akan takut," kata Heson.

Berdasarkan alasan-alasan tersebut maka sekretaris Desa Lumban Suhi Suhi Toruan menyatakan warga menerima rancangan undang undang larangan minuman alkohol demi Samosir tujuan wisata yang lebih baik ke depan, khususnya juga kampung tenun ini.

"Jadi memang walaupun bertentangan dari masyarakat manapun, seperti tadi saya sudah baca rancangan UU itu yang disampaikan oleh Gubernur Sumatra Utara di medsos, saya baca, kita terima," kata Heson

Dengan diterapkannya RUU tersebut, dia berharap akan memberikan kenyamanan pada wisatawan yang datang ke Samosir. Warga yang mabuk tak akan membuat keresahan lagi.

"Kita setuju dengan rancangan itu, artinya tidak adanya miras pasti yang berwisata ke sini lebih nyaman, kan bisa kita lihat di daerah luar ada tempat khusus untuk minum, artinya minum bukan untuk mabuk tapi di kita ini saya lihat minum itu untuk mabuk," Heson menambahkan.



Simak Video "20detik+ bersama Herbalice: Massa Habib Rizieq Membludak Hingga RUU Minuman Beralkohol"
[Gambas:Video 20detik]
(sym/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA