Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 05 Des 2020 09:30 WIB

TRAVEL NEWS

Hewan Pendukung Emosional Tak Boleh Lagi Naik Pesawat

Bonauli
detikTravel
Hewan bandara
Animal support di bandara (CNN)
Washington -

Hewan pendukung emosional atau animal support sempat diperbolehkan untuk naik ke pesawat seperti manusia. Tapi kini dilarang.

"Operator maskapai tidak lagi harus mengenali hewan pendukung emosional dan dapat memperlakukan mereka seperti hewan peliharaan," ujar pernyataan dari Aturan Departemen Transportasi AS, dilansir dari CNN.

Animal support merupakan hewan yang dilatih untuk menjaga seseorang dengan gangguan emosi tertentu. Hewan pendukung emosional diresepkan oleh profesional kesehatan mental untuk memberikan kenyamanan dan dukungan kepada pemiliknya.

Namun tak seperti hewan pemandu yang dimiliki oleh penyandang disabilitas, animal support tidak diharuskan untuk menjalani pelatihan.

Karena tak adanya sertifikat pelatihan, banyak penumpang pesawat yang curang. Mereka akan mengatakan bahwa peliharaan mereka adalah animal support, agar bisa dibawa naik ke atas kabin pesawat.

Sementara kalau dibilang hewan peliharaan, penumpang harus membayar biaya kargo hewan yang ditentukan oleh maskapai. Biaya perjalanan hewan peliharaan mulai dari USD 125 alias sekitar Rp 1,7 juta.

Belum lagi berbagai keluhan dari penumpang karena hewan-hewan ini berperilaku buruk. Wajar, mereka tidak memiliki sertifikat seperti hewan pemandu khusus penyandang disabilitas.

Tadinya animal support masih sebatas anjing atau kucing. Makin hari, makin beragam pula hewan yang dibawa oleh penumpang. Sebut saja babi sampai burung merak.

"Maskapai berkomitmen untuk mempromosikan aksesibilitas bagi penumpang dengan disabilitas dan memastikan perjalanan yang aman. Peraturan akhir Departemen Perhubungan akan melindungi masyarakat yang melakukan perjalanan dan awak pesawat dari hewan yang tidak terlatih di dalam kabin, serta meningkatkan aksesibilitas perjalanan udara bagi penumpang dengan disabilitas yang bepergian dengan anjing pemandu terlatih," kata Presiden dan CEO Airlines for Amerika (A4A) Nicholas E Calio.

Aturan baru ini memungkinkan maskapai penerbangan dalam mewajibkan penumpang untuk mengisi dan menyerahkan formulir dari Departement of Transportation (DOT).

"Aturan baru ini mencerminkan rasa hormat terhadap individu penyandang disabilitas yang bepergian dengan hewan pemandu yang sah, yang kami bagikan, sambil memberikan pedoman yang jelas dan praktis yang akan menghilangkan penyalahgunaan sistem yang telah menjadi sumber perhatian bagi anggota tim dan pelanggan kami, "kata juru bicara American Airlines, Stacy Day.

Kebijakan baru ini mendapat komentar pro dan kontra. Karena akan merugikan penderita gangguan emosi yang membutuhkan animal support saat terbang.

(bnl/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA