Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 06 Des 2020 05:09 WIB

TRAVEL NEWS

Jackpot! Nelayan Dapat Muntahan Paus, Ternyata Harganya Rp 45 Miliar!

Syanti Mustika
detikTravel
A four-member sperm whale family swimming together in clear blue water.  The whales are swimming near the surface, and ripples in the surface of the water are seen above the whales.  Wavy light coming from above the water is seen reflected on the tops of the whales.
Foto: (Thinkstock)
Bangkok -

Nasib baik menimpa seorang nelayan di Thailand. Tak sengaja dia temukan gumpalan muntahan paus yang ternyata berharga mahal meski berupa muntahan hewan.

Ya itu adalah Ambergris atau muntahan ikan paus, yang merupakan salah satu bahan yang memuat parfum mahal. Contohnya saja bisa kamu temukan di parfum Chanel No 5. Dan fantastisnya muntahan yang ditemukan dalam pencernaan paus sperma ini dijual 960.000 baht per kg-nya.

Diberitakan Daily Mail, Sabtu (5/12/2020) Naris Suwannasang nelayan Thailand menemukan gumpalan muntahan paus yang tersapu di pantai daerahnya. Adapun berat muntahan ini sekitar 100 kilogram. Jadi jika 100 kg maka dia dapat cuan 96.000.000 baht atau sekitar Rp 45 miliar.

Naris melihat beberapa gumpalan pucat seperti batu terdampar di pantai ketika dia berjalan di tepi laut di Nakhon Si Thammarat, Thailand selatan. Dia memanggil sepupunya untuk membantunya membawa benda itu pulang. Kemudian mereka mulai memeriksa penemuan yang tidak biasa itu.

Mereka pun terkejut karena bebatuan besar itu tampak menyerupai ambergris, sekresi langka dari ikan paus yang digunakan sebagai bahan mahal dalam produksi parfum. Keluarga itu menguji permukaannya dengan membakarnya dengan korek api.

Benda ini pun langsung meleleh sambil mengeluarkan bau musky, memberi mereka konfirmasi lebih lanjut tentang temuan mereka kalau itu memang bahan baku untuk parfum mahal.

Ambergris memang dianggap sebagai harta karun di lautan karena sangat berharga bagi pembuatan parfum. Benda ini menyebabkan aroma parfum awet lebih lama.

Naris mengaku bahwa ada seorang pengusaha yang menawarkan uang kepadanya dengan iming-iming 960.000 baht per kilogram jika ambergris terbukti memiliki kualitas yang cukup tinggi.

Naris kini menunggu spesialis untuk mengonfirmasi bahwa materi yang ditemukan adalah ambergris.

Dia menambahkan bahwa dia bermaksud untuk pergi ke polisi untuk membuat catatan penemuannya. Sehingga ada beberapa catatan yang dimilikinya, jika seseorang mencoba mencuri zat yang berpotensi sangat berharga itu.

"Saya juga berencana untuk pergi ke polisi dan meminta mereka mencatat penemuan saya karena saya khawatir mereka akan dicuri dari rumah saya," katanya.

Kejadian sama juga pernah terjadi di tahun 2019. Seorang pemulung bernama Surachet Chanchu nasibnya berubah total setelah menemukan bongkahan batu yang ternyata adalah Ambergris. Dia menemukan sebongkah batu 'tidak biasa' seberat 16,7 kg di pesisir pantai Songkhla, Thailand Selatan.

thaPaus Sperma Foto: (Dok. Franco Banfi)

Ambergris sebenarnya bukanlah batuan, melainkan hasil sekresi kelenjar empedu dari sistem pencernaan Paus Sperma. Biasanya ambergris terapung di lautan atau terbawa ke pantai.

Seiring berjalannya waktu, ambergris akan mengalami proses kimia dengan air laut yang membuat bentuknya jadi solid seperti batu. Tapi sebenarnya ambergris ini adalah bahan baku parfum yang harganya sangat mahal. Tak heran banyak yang menyebut Ambergris sebagai 'emas' yang terapung di lautan.



Simak Video "Paus Sperma Terdampar di Cirebon"
[Gambas:Video 20detik]
(sym/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA