Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Minggu, 06 Des 2020 16:16 WIB

TRAVEL NEWS

Larangan Berpergian di Malaysia Dicabut, Sudah Boleh Berkunjung Nih?

jalan alor
Foto: Ilustrasi Malaysia (Kurnia/detikTravel)
Kuala Lumpur -

Larangan berpergian antar negara bagian dan distrik di Malaysia telah dicabut. Namun untuk pariwisata, pertemuan tengah dilakukan guna membahas hal itu.

Kini traveler yang berada di Malaysia sudah bisa berpergian antar negara bagian dan juga antar distrik, meskipun area tersebut masih berada di dalam kondisi MCO (Movement Control Order) atau tidak.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Menteri Senior Datuk Seri Ismail Sabri Yaakob. Kebijakan tersebut diambil untuk menyeimbangkan kesehatan publik dan juga kestabilan ekonomi.

"Hidup harus terus berjalan. Jadi beberapa pembatasan telah dikendorkan setelah pertemuan Dewan Keamanan Nasional yang diikuti oleh seluruh pihak, termasuk Kementerian Kesehatan," ungkap Datuk Ismail Sabri, seperti dikutip dari The Star Malaysia, Minggu (6/12/2020).

"Di antara materi yang disetujui yaitu dibolehkannya kembali berpergian antar negara bagian dan antar distrik, kecuali daerah yang dalam pengawasan khusus. Izin polisi tidak diperlukan kembali," imbuh Datuk Ismail.

Mulai besok, Kepolisian Malaysia akan menghentikan pemblokiran jalan di perbatasan antar negara bagian. Blokir tersebut akan dibuka guna memperbolehkan traveler lewat.

Fokus sekarang akan dialihkan guna memastikan masyarakat mematuhi Standard Operating Procedure (SOP) yang telah ditetapkan oleh pemerintah Malaysia.

"Yang terpenting sekarang adalah, masyarakat harus mengikuti SOP. Ini salah satu cara untuk mengurangi infeksi COVID-19. Polisi akan berada di mana saja untuk memastikan hal itu terjadi," tegas Ismail Sabri.

Namun untuk sektor pariwisata, pertemuan tengah dilakukan dengan Kementerian Pariwisata, Seni dan Budaya Malaysia guna membahas hal tersebut. Keputusannya antara apakah pariwisata Malaysia akan dibuka atau tetap ditutup?

Traveler yang ada di Malaysia juga diperbolehkan untuk berkunjung ke Sabah. Namun syaratnya, harus melakukan tes RT-PCR RT-PCR (Reverse Transcription-Polymerase Chain Reaction) atau Tes RTK Antigen swab (Rapid Test Kit Antigen) Covid-19, tiga hari sebelum pergi travelling.

"Hanya mereka yang tanpa gejala dan dites negatif yang diizinkan masuk ke Sabah. Izin polisi untuk meninggalkan Sabah dan antar distrik sudah tidak diperlukan lagi," tambah Ismail Sabri.



Simak Video "Citilink Kembali Buka Rute Internasional Jakarta-Kuala Lumpur"
[Gambas:Video 20detik]
(wsw/wsw)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA